PADANG, KP – Merespons sosialisasi tentang manajemen kasus kekerasan terhadap anak, MTsN 3 Kota Padang langsung membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Sekolah (PPKS).
Langkah cepat ini diambil oleh Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, untuk memastikan perlindungan anak di lingkungan madrasah berjalan sistematis dan efektif.
“Tim PPKS ini akan menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menangani berbagai bentuk kekerasan yang mungkin terjadi,” kata Nurhidayati saat diwawancari, Rabu (29/5).
Pembentukan tim ini melibatkan berbagai elemen di MTsN 3 Kota Padang, termasuk guru, staf administrasi, dan perwakilan siswa.
Nurhidayati menekankan pentingnya kerjasama semua pihak dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar. “Perlu ada sinergi antara guru, siswa, dan orang tua untuk memastikan anak-anak terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” jelas Nurhidayati.
Lebih lanjut, Nurhidayati menginstruksikan tim PPKS untuk segera merancang dan melaksanakan program-program edukatif yang melibatkan seluruh komunitas madrasah.
Program-program ini termasuk mengadakan workshop dan seminar bagi guru, siswa, dan orang tua tentang pentingnya perlindungan anak dan cara-cara mencegah kekerasan. “Edukasi adalah kunci utama. Dengan meningkatkan kesadaran semua pihak, kita dapat mencegah kekerasan sejak dini,” jelasnya.
Pembentukan tim khusus ini disambut positif oleh para guru, salah satunya Dofri Yunaldi. “Dengan tim PPKS yang solid, MTsN 3 Padang dapat menjadi contoh bagi madrasah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ungkap Dofri.
Diharapkan dengan langkah proaktif ini, MTsN 3 Padang dapat menjadi madrasah yang bebas dari kekerasan dan kondusif bagi seluruh siswa untuk belajar dan berkembang. (ip)