Dinkes Padang Catat Tujuh Kasus Campak, Warga Diminta Segera Imunisasi

IMUNISASI CAMPAK — Seorang tenaga kesehatan memberikan imunisasi kepada seorang anak dalam upaya pencegahan penyebaran Campak di Padang.

PADANG, KP — Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat sedikitnya tujuh kasus campak terjadi di wilayah tersebut. Warga, khususnya orang tua yang memiliki anak balita, diimbau segera melakukan imunisasi untuk mencegah penyebaran penyakit yang mudah menular itu.

“Iya, ada tujuh warga yang positif campak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr Srikurnia Yati, di Padang, Rabu (11/3).

Menurutnya, munculnya kasus tersebut menunjukkan bahwa virus campak sedang aktif beredar di tengah masyarakat. Jika tidak segera diantisipasi, anak-anak berisiko tinggi tertular.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui droplet saat penderita batuk atau bersin. Gejalanya antara lain demam tinggi, batuk, pilek, serta muncul bintik-bintik merah pada tubuh.

Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi paru-paru yang menyebabkan sesak napas, diare berat, bahkan kebutaan dan radang otak. “Jika dibiarkan dapat berdampak ke paru-paru, diare hebat, bahkan bisa menyebabkan kebutaan atau radang otak. Kita tentu tidak ingin hal buruk terjadi pada anak-anak kita,” kata Srikurnia.

Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Dinas Kesehatan Kota Padang mengimbau para orang tua yang memiliki anak usia 9 hingga 59 bulan agar segera membawa anaknya melakukan imunisasi di posyandu, puskesmas, atau fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk segera melakukan imunisasi agar anak terlindungi dari penyakit campak,” ujarnya.

Secara nasional, tercatat 8.810 kasus terduga campak terjadi di Indonesia dalam periode Januari hingga Februari 2026. Penyakit ini tidak boleh dianggap ringan karena virusnya dapat menyebar dengan cepat melalui udara dan berpotensi menulari banyak orang dalam waktu singkat. (mas)

Related posts

Pemko Padang Panjang Matangkan Regulasi KLA

Tanah Datar Raih Opini WTP ke-15, Tertinggi dalam Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Pertahankan WTP, Padang Pariaman Komitmen Jaga Transparansi Keuangan