PESISIR SELATAN, KP – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Pelatihan Pemasaran Digital Destinasi Wisata selama tiga hari, mulai Selasa (8/10) di Hotel Gizela. Kegiatan ini diikuti kelompok sadar wisata (pokdarwis), fotografer, dan pengelola objek wisata, menggunakan alokasi DAK Non-Fisik 2024.
Pelatihan tersebut dibuka Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Suhendri. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan pemasaran pariwisata digital. Selain itu, peserta juga akan diajarkan cara optimal memanfaatkan smartphone untuk fotografi yang dapat mempromosikan pariwisata secara efektif.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemasaran destinasi wisata di Pesisir Selatan, memudahkan akses informasi bagi masyarakat luas, dan membantu menjangkau target wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ungkap Suhendri.
Ia berharap peserta dapat belajar dari narasumber yang merupakan penggiat dan influencer ternama di platform Instagram, YouTube, dan TikTok, sehingga mampu membuat konten menarik yang menonjolkan keindahan dan daya tarik destinasi wisata Pessel.
Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini antara lain mencakup pemasaran digital untuk pariwisata, teknik branding dan positioning untuk kampung wisata, storytelling dalam pemasaran, pembuatan brosur dan e-flyer, promosi melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, dan website, serta teknik fotografi untuk promosi wisata.
Salah satu narasumber, Winda Arianti, menekankan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi telah memberikan banyak manfaat, termasuk pada sektor pariwisata.
“Digitalisasi mempermudah promosi, menghemat biaya operasional, dan memberikan akses yang lebih luas kepada pasar melalui platform online,” ujarnya. (don)