Dua Pohon Tumbang, Warga Padang Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Petugas BPBD Kota Padang mengevakuasi pohon pinang sepanjang sekitar 15 meter yang tumbang dan menimpa kabel telepon di kawasan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Rabu (1/7) siang.

PADANG, KP — Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Padang, Rabu (1/7), memicu dua kejadian pohon tumbang di lokasi berbeda hingga menimpa jaringan kabel.

Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 13.25 WIB di RT 01/RW 01 Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo. Pohon pinang setinggi sekitar 15 meter dengan diameter 50 sentimeter roboh dan menimpa kabel telepon, bahkan sempat tergantung di jaringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan pada fasilitas kabel masih dalam proses pendataan.

Setelah menerima laporan, petugas BPBD langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi dan membersihkan material pohon agar tidak mengganggu aktivitas warga.

Selanjutnya, kejadian serupa terjadi pada sore hari di Kapuk Kalumbuk, RT 03/RW 01, Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji. Pohon jenis sungkai dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang dan menimpa kabel listrik.

Laporan kejadian kedua diterima BPBD sekitar pukul 17.21 WIB, dan penanganan mulai dilakukan pada pukul 17.45 WIB. Tim TRC PB BPBD Kota Padang bersama unsur terkait langsung melakukan pembersihan hingga kondisi kembali normal.

Sebelumnya, hujan disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 12.46 WIB dan terpantau di sejumlah wilayah, termasuk Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Beberapa jam kemudian, cuaca di kawasan Jalan Ketilang, Andalas, Kecamatan Padang Timur, berangsur berawan.

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang dan gangguan infrastruktur. (rel)

Related posts

Antrean Pertalite dan Biosolar Kembali Mengular di SPBU Padang

Operasional Jembatan Timbang Cuma 4 Jam, Pengawasan Truk Overload Dinilai Tumpul

Padang Pariaman Usulkan Tiga Sentra Nelayan Modern Baru