LIMAPULUH KOTA, KP – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-184 yang jatuh pada 13 April 2025, Bupati Limapuluh Kota, Safni, memimpin rapat persiapan bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, Sekdakab Herman Azmar, para kepala perangkat daerah, dan camat se-kabupaten. Rapat digelar di Ruang Rapat Bupati Sarilamak, Selasa (8/4).
Dalam arahannya, Bupati Safni menyampaikan bahwa peringatan hari jadi tahun ini akan dilaksanakan secara sederhana mengingat keterbatasan anggaran. Namun, ia menegaskan kesederhanaan tersebut tidak akan mengurangi makna dan semangat kebersamaan yang terkandung dalam momen tersebut.
“Dengan keterbatasan anggaran dan upaya penghematan belanja daerah, peringatan Hari Jadi Kabupaten ke-184 akan kita laksanakan secara sederhana, dengan agenda inti berupa Rapat Paripurna dan syukuran sederhana,” ujar Bupati Safni.
Bupati juga menginstruksikan seluruh kantor pemerintah dan lembaga, khususnya yang berada di kawasan Ibukota Kabupaten (IKK) Sarilamak, agar mulai memasang marawa, spanduk, dan umbul-umbul merah putih di depan kantor masing-masing. Hal ini juga berlaku bagi instansi swasta, lembaga perbankan, dan seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, Bupati Safni menekankan pentingnya publikasi peringatan hari jadi melalui media sosial untuk menjangkau masyarakat luas.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Safni mengajak seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menekankan pentingnya optimalisasi empat sumber PAD: pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan sumber PAD lainnya.
Selain itu, ia juga menyinggung program ketahanan pangan nasional yang perlu disukseskan melalui RPJMD Kabupaten Limapuluh Kota. Menurutnya, program tersebut harus dilaksanakan secara terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, hingga masyarakat luas.
“Program ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas pangan jangka panjang dan mengurangi kerentanan terhadap krisis pangan,” ujarnya.
Menutup rapat, Bupati Safni mengimbau seluruh jajaran perangkat daerah untuk mempererat semangat gotong royong dan menjaga rasa kebersamaan dalam menjalankan pembangunan daerah ke depan. “Kebersamaan dan kolaborasi adalah kunci menuju Limapuluh Kota Bangkit,” pungkasnya. (dst)