Hidupkan Warisan Budaya WTBOS, Galanggang Arang #5 Digelar di Sijunjung

Salah satu penampilan pada acara Galanggang Arang edisi sebelumnya.

SIJUNJUNG, KP – Dalam upaya merawat dan menghidupkan nilai budaya Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan bekerjasama dengan Pemprov Sumbar, akan menyelenggarakan acara Galanggang Arang #5 di Kabupaten Sijunjung.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (26-27/7), di beberapa lokasi, antara lain Stasiun Padang Sibusuk, Stasiun Muaro (Logas), Gedung Joeang 45, Balairuang Lansek Manih, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muaro Sijunjung.

Kurator PIC Galanggang Arang, Dede Pramayoza mengatakan, Galanggang Arang #5 Sijunjung dipusatkan di Nagari Muaro dan Nagari Padang Sibusuak. Sebelumnya, acara serupa diadakan di Nagari Durian Gadang. Ia mengungkapkan, Stasiun Padang Sibusuk, Stasiun Muaro, Situs Lokomotif Uap, dan Kuburan De Greeve di Nagari Durian Gadang merupakan bagian penting dari narasi besar WTBOS di Kabupaten Sijunjung.

“Berbagai situs WTBOS di Sijunjung menyimpan banyak kisah sejarah yang mencerminkan penderitaan dan penindasan yang dialami oleh masyarakat Sijunjung (pada zaman kolonial), namun juga merupakan penanda penting dari pertemuan masyarakat Sijunjung dengan dunia modern,” ujar Dede Pramayoza, Kamis (25/7).

Dede menambahkan, memori kolektif atas WTBOS ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi penciptaan produk-produk kreatif dan ekspresi budaya masa kini. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkaya ekspresi kesenian tradisional yang tumbuh di nagari-nagari di Sijunjung, yang terkait erat dengan budaya, adat istiadat, dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

“Diharapkan berbagai bentuk dan corak kesenian serta ekspresi budaya dalam ekosistem kebudayaan Sijunjung dapat diperkaya dengan narasi WTBOS melalui kegiatan Galanggang Arang ini,” pungkasnya. (mas)

Related posts

Ribuan Warga Ramaikan Gebyar Gebu Minang di Padang

Wawako Padang Ajak Jemaah BKMT Dukung Program Pendidikan dan Smart Surau

Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari