PADANG, KP — Ketua DPRD Sumbar, Muhidi memberikan penguatan nilai-nilai religius kepada siswa SMA Negeri 8 Padang dalam kegiatan tausiah pagi menjelang Ramadan, Jumat (13/2).
Dalam tausiahnya, Muhidi menekankan bahwa puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi mengandung makna pembentukan karakter melalui niat yang tulus, kedisiplinan, pengendalian diri, serta konsistensi dalam berbuat kebaikan.
“Puasa dimulai dengan niat. Dari niat yang baik lahir banyak kebaikan. Jika nilai-nilai puasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, itu akan menjadi bekal penting untuk meraih kesuksesan,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia menjelaskan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga sikap hormat kepada orang tua dan guru, kedisiplinan, serta kemampuan menjaga pergaulan.
Menurutnya, lingkungan pergaulan yang positif, termasuk berinteraksi dengan orang-orang berpengalaman dan berprestasi, dapat menjadi sumber motivasi sekaligus pembelajaran bagi generasi muda.
Muhidi juga mendorong para siswa untuk mengenali potensi diri sejak dini agar mampu menentukan arah dan cita-cita secara terencana. “Kenali diri sendiri, tentukan tujuan, dan siapkan langkah sejak sekarang. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan menata masa depan,” katanya.
Kepala SMA Negeri 8 Padang Berry Devanda menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD Sumbar dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan nilai religius menjelang Ramadan menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter siswa.
“Kami berharap siswa tidak hanya memahami makna puasa secara spiritual, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah berkomitmen mengintegrasikan pendidikan karakter dengan kegiatan keagamaan guna membentuk generasi yang berakhlak dan berprestasi dalam menyambut bulan suci Ramadan. (fai)