TANAH DATAR, KP – Program unggulan (progul) Pemkab Tanah Datar, yakni program layanan bajak sawah gratis hampir mencapai target. Hingga akhir Oktober 2023, telah terealisasi seluas 3.608,06 hektare atau sekitar 83,91 persen dari 4.300 hektare yang ditargetkan.
“Untuk program layanan bajak gratis ini, Pemkab Tanah Datar menggontorkan dana sekitar Rp5 miliar melalui APBD 2023,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Sri Mulyani, MInggu (29/10).
Menurutnya, anggaran itu dialokasikan untuk upah operator bajak sawah, honor manajer, dan bahan bakar minyak (BBM).
Sisanya sekitar 700 hektare sudah diukur dan tinggal penyelesaian administrasi. Kita yakin di Bulan November nanti selesai,” ucapnya.
Ia menjelaskan, dari 3.608,06 hektare yang telah digarap, seluas 299,64 hektare memanfaatkan layanan pola satu, yakni alsintan dan seluruh pembiayaan ditanggung pemkab. Selanjutnya, seluas 3.300,42 hektare memanfaatkan layanan pola dua, yakni pemberdayaan alsintan yang dimiliki kelompok tani dan pembiayaan BBM serta operator ditanggung pemkab.
“Sedangkan pola tiga hanya seluas 8 hektare, yakni peminjaman alsintan dan pembiayaan ditanggung kelompok tani,” ungajapnya.
Ia menerangkan, kelompok tani yang memanfaatkan layanan program bajak gratis ini tertinggi di Kecamatan Lintau Buo diikuti Kecamatan Rambatan dan Sungai Tarab.
“Permohonan yung masuk melebihi target dan bagi yang belum terakomodir akan diprioritaskan untuk program layanan bajak gratis tahun depan atau diarahkan ke pola tiga,” pungkasnya. (nas)