Nasib MBG untuk SLTA Belum Jelas, SPPG Tunggu Edaran BGN

Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Merah Putih Nurul Huda Aua Kuniang 2, yang disiapkan sebagai pusat pengolahan makanan bergizi di wilayah Payakumbuh, siap beroperasi menjelang peluncuran kembali program MBG pada tahun ajaran baru mendatang.

PAYAKUMBUH, KP — Puluhan Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota hingga kini masih menunggu kejelasan instruksi resmi terkait penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa tingkat SLTA. Kondisi ini menyusul adanya langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang tengah melakukan kajian serta pengaturan ulang mengenai sasaran penerima manfaat program nasional tersebut.

Belum adanya regulasi lanjutan atau surat edaran resmi membuat pihak pengelola dapur gizi lokal belum dapat memastikan apakah pelajar SMA/sederajat akan tetap menerima jatah makan gratis atau tidak. Informasi kepastian regulasi ini diperkirakan baru akan benderang mendekati tahun ajaran baru mendatang.

Asisten Lapangan SPPG/Dapur Badunsanak Koto Baru, Fitra Fernanda menjelaskan, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan demi mendapatkan kejelasan teknis operasional di lapangan. Di luar kelompok siswa SLTA, penyaluran MBG bagi sasaran lain seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal penugasan awal.

“Untuk pemberian MBG bagi siswa SLTA kita masih menunggu informasi lanjutan dari BGN, kita masih menunggu edaran,” katanya.

Sesuai dengan linimasa yang ada, program pendistribusian MBG untuk kelompok penerima manfaat reguler direncanakan mulai bergulir serentak pada pertengahan bulan ini.

“Kita akan mulai bagikan MBG tanggal 13 Juli atau saat mulai sekolah,” ujar Fitra.

Ketidakpastian kelanjutan program bagi jenjang SLTA memicu kekhawatiran dari kalangan peserta didik, terutama bagi anak sekolah yang merantau dan menyewa kamar indekos di area perkotaan. Sebab, kehadiran program MBG dinilai efektif dalam memangkas pengeluaran bulanan sekaligus membantu pemenuhan gizi harian remaja di tengah keterbatasan finansial keluarga. (dst)

Related posts

Padang Siapkan 700 Dosis Vaksin PMK Gratis untuk Ternak

Bayar Pajak di Padang Pariaman Kini Wajib Non Tunai

Satpol PP Payakumbuh Singkirkan Spanduk Liar