PARIAMAN, KP – Menjelang pelaksanaan wisuda ke-7 Tahun 2025, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan kegiatan bhakti keselamatan lingkungan dengan menyerahkan 20.000 bibit pohon kepada dua daerah bertetangga: Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Kamis (15/5) pagi.
Bibit yang diserahkan terdiri dari 10.000 batang mangrove dan 10.000 batang cemara laut, sebagai upaya menjaga ekosistem perairan pantai dan mendukung program Humanis Smart Sustainable Eco-friendly Campus (HSSEC) yang telah diresmikan Gubernur Sumbar pada 23 Agustus 2024 lalu.
Acara berlangsung di halaman Kampus Poltekpel Sumbar, Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut Kemenhub RI, Budi Rahardjo, kepada Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, yang kemudian secara simbolis menyerahkan kepada Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Bupati Padang Pariaman Jon Kenedy Azis.
“Penanaman mangrove sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ini bukan hanya soal ekologi, tetapi juga ekonomi dan mitigasi perubahan iklim,” ujar Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy.
Ia menekankan bahwa pelestarian alam harus dimulai dari diri sendiri, dan kegiatan ini merupakan langkah konkret kepedulian terhadap keberlanjutan hidup.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas komitmen Poltekpel dalam mewujudkan lingkungan kampus yang berkelanjutan dan peduli ekosistem pesisir.
“Program HSSEC ini mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam membentuk perwira pelayaran yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap penanaman mangrove dan cemara laut ini menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan semua elemen kampus dan masyarakat sekitar. Pemko Pariaman, tambahnya, siap mendukung penuh inisiatif hijau demi pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir. (mas)