Pasaman Masih Butuh 33 Unit SPPG untuk Pemerataan MBG

Tim MBG Kabupaten Pasaman saat melaksanakan rapat evaluasi di aula Statistik Kabupaten Pasaman, Rabu (2/7).

PASAMAN, KP — Pemerintah Kabupaten Pasaman masih membutuhkan 33 unit tambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lebih dari 100 ribu penerima manfaat.

Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman, Silfia Evayanti mengatakan, saat ini baru tersedia satu unit SPPG yang dikelola Yayasan Mapalus Alumni Smanto Satu Tujuh Puluh dan Satu Tondano, melayani 3.313 siswa dari 11 sekolah di Kecamatan Lubuk Sikaping.

“Total calon penerima manfaat mencapai 101.858 jiwa, terdiri dari siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan asumsi satu SPPG melayani 3.000 jiwa, kita masih butuh sekitar 33 unit lagi,” ujarnya usai memimpin rapat evaluasi MBG di Lubuk Sikaping, Rabu (2/7).

Ia menambahkan, Pemkab Pasaman telah mengusulkan empat lokasi SPPG baru di Kecamatan Rao Utara, Panti, Lubuk Sikaping, dan Tigo Nagari melalui Surat Bupati Nomor 523/149/DPP/VI/2025 tertanggal 12 Juni 2025 kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Silfia, MBG merupakan bagian dari ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan membangun generasi sehat dan berkualitas.

“Program ini adalah investasi negara untuk masa depan anak bangsa dan juga turut menggerakkan ekonomi daerah melalui distribusi bahan pangan lokal,” katanya.

Untuk pengawasan pelaksanaan MBG, Pemkab Pasaman telah membentuk tim lintas SKPD. Ia meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat agar menjalankan tugas sesuai Surat Keputusan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap pemerintah pusat segera merespons usulan tambahan empat SPPG agar cakupan MBG semakin luas dan manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat,” tutupnya.

Rapat evaluasi kemarin turut dihadiri perwakilan Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Pendidikan, BGN, Badan Statistik Pasaman, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (nst)

Related posts

DPRD Sumbar Kawal Rehabilitasi Jalan Strategis di Pasaman-Pasbar

Tangkal Degradasi Moral, Gubernur Mahyeldi Luncurkan Sistem Pendidikan Berbasis Surau

245 Warga Rentan di Pariaman Terima Bantuan Atensi