Pasca Dilantik, Bupati dan Wabup Solsel Gerak Cepat Selesaikan Agenda Strategis

BUPATI Solok Selatan, H. Khairunas, dan Wakil Bupati H. Yulian Efi bersalaman dengan Presiden Prabowo usai dilantik di Istana Negara, Kamis (20/2).

PADANG ARO, KP – Pasca dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, dan Wakil Bupati H. Yulian Efi, langsung bergerak cepat untuk menyelesaikan berbagai agenda strategis daerah, termasuk penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Menurut Bupati Khairunas, salah satu pesan utama yang disampaikan dalam pelantikan adalah pentingnya satu haluan dan satu tujuan dalam menjalankan pemerintahan.

“Itu artinya di tingkat daerah, sinergi antara eksekutif dan legislatif, terutama dengan DPRD, harus sejalan. Begitu pula dalam hal perencanaan dan penganggaran,” ujar Khairunas usai pelantikan di Jakarta, Kamis (20/2).

Efisiensi Anggaran, Solok Selatan Kena Dampak Rp 83 Miliar

Pemerintah pusat telah menginstruksikan efisiensi anggaran, termasuk dana transfer ke daerah. Dampaknya, APBD Solok Selatan 2025 mengalami pemangkasan sebesar Rp 83 miliar dari perencanaan awal.

Menyikapi hal ini, Pemkab Solok Selatan akan melakukan penyesuaian kebijakan anggaran, dengan strategi berikut: Mengurangi perjalanan dinas untuk efisiensi biaya, merasionalkan biaya operasional agar lebih efektif dan mengalokasikan anggaran untuk program prioritas.

“Kita harus cermat dan hemat dalam menyusun anggaran. Fokus kita tetap pada program-program unggulan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Selain penyesuaian APBD, Pemkab Solok Selatan juga tengah menyiapkan dua dokumen penting, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Ketiga dokumen ini akan disusun secara bersamaan agar bisa rampung tepat waktu.

“Saya sudah meminta Sekda dan Kepala Bappeda untuk segera menyusun dokumen-dokumen ini secara paralel. Targetnya, pada Mei 2025 kita sudah mulai pembahasan Perubahan APBD, dan saat itu juga Ranperda RPJMD harus sudah masuk tahap pembahasan di DPRD,” tandas Khairunas.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan pembangunan di Solok Selatan tetap berjalan optimal, meskipun ada tantangan dalam efisiensi anggaran. (kom)

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah