LIMAPULUH KOTA, KP – Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menyatakan kesiapannya mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai upaya pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, saat menghadiri pembahasan dan klarifikasi usulan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin lalu (21/4).
“Kami menyambut baik inisiatif Kementerian Sosial dalam membangun Sekolah Rakyat sebagai solusi konkret pengentasan kemiskinan. Lima Puluh Kota siap mendukung penuh program ini, dan telah menyiapkan lokasi di Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, beserta dokumen pendukung sesuai ketentuan,” ujar Bupati Safni.
Sekolah Rakyat akan menerapkan konsep pendidikan gratis dan berasrama, dengan dukungan lintas kementerian. Kementerian Sosial akan menangani rekrutmen siswa, Kementerian Pendidikan mengurus tenaga pendidik, dan Kementerian PUPR bertanggung jawab atas infrastruktur. Kepala daerah juga dilibatkan sebagai mitra pelaksana di daerah.
Menurut Safni, program ini merupakan strategi jangka panjang untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu dan membangun karakter generasi muda.
Kepala Dinas Sosial pma Puluh Kota, Indra Suryani menambahkan, pemkab telah menyiapkan lahan seluas 100.000 meter persegi hibah dari Pemerintah Nagari Sungai Kamuyang. Pemkab juga telah melengkapi dokumen pendukung, seperti proposal, legalitas aset, dan rencana teknis pembangunan.
“Kami sudah serahkan salinan dokumen yang diminta, sebagai bentuk dukungan penuh,” jelasnya.
Rencananya, Sekolah Rakyat di Limapuluh Kota akan terdiri dari 40 rombongan belajar (rombel), yakni 20 untuk jenjang SD, 10 rombel SMP, dan 10 rombel SMA. (dst)