Pemko Payakumbuh Diminta Manfaatkan Pertokoan Blok Timur

PAYAKUMBUH, KP – Delapan hari pasca-kebakaran pusat pertokoan Blok Barat, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh belum memulai pembangunan kios darurat bagi pedagang terdampak. Padahal tiga lokasi sudah disiapkan, namun belum terlihat tanda-tanda pengerjaan.

Pemko merencanakan penampungan sementara di ruas Jalan Sutan Usman, kawasan belakang Pos Kota Polres Payakumbuh, dan Jalan Arisun di tengah pasar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Muslim menyebut, di Jalan Sutan Usman akan dibangun 120 unit kios berukuran 2×2,5 meter, di belakang Pos Kota 48 unit, dan di Jalan Arisun sekitar 50 unit.

Seorang investor, H. Desra, menawarkan alternatif dengan memanfaatkan pusat pertokoan Blok Timur yang banyak kosong. Ia mengingatkan bahwa aset tersebut telah diserahkan kepada Pemko sejak tahun 2007 silam dan seharusnya dapat diberdayakan.

“Kalau mau digunakan, cukup tambahkan fasilitas lift menuju lantai dua. Eskalator tidak efisien karena mahal dan cepat rusak jika di luar ruangan,” ujar Desra. Ia memperkirakan harga lift untuk dua lantai berkisar Rp12 juta per unit.

Menurutnya, langkah ini akan mempercepat pemulihan usaha pedagang tanpa menimbulkan masalah baru seperti kemacetan atau terganggunya toko yang masih beroperasi di sekitar lokasi.

Hingga kini, belum ada kepastian dari Pemko Payakumbuh terkait pembangunan kios darurat maupun pemanfaatan Blok Timur. Desra menegaskan bahwa waktu sangat penting karena menyangkut mata pencarian ratusan pedagang. (dst)

Related posts

Pemko Payakumbuh Salurkan 6.000 Baglog Jamur Tiram ke Keluarga Rentan

Wabup Pasaman Tegaskan Wali Nagari Wajib Disiplin Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Komisi V DPRD Sumbar Desak Percepatan Pembenahan Main Stadion