Pensiunan Diminta Beri Masukan dan Kritikan untuk Pembangunan Daerah

Suasana silaturahmi pensiunan yang tergabung dalam Purna Bhakti Lansek Manih di rumah dinas bupati Sijunjung, Senin (19/2).

SIJUNJUNG, KP – Masa pensiun bukan berarti masa berakhirnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap produktif dan berkarya. Oleh sebab itu, silaturahmi merupakan budaya yang harus tetap dipertahankan.

Hal itu disampaikan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, saat silaturahmi bersama pensiunan yang tergabung dalam Purna Bhakti Lansek Manih di rumah dinas bupati, Senin (19/2). Kegiatan Reuni Purna Bhakti Lansek Manih itu bertema’ Dengan Semangat Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-75 Kita Pererat Silaturahmi’.

“Saya bersyukur bisa bertemu dengan para pensiunan pejabat Pemkab Sijunjung. Mudah-mudahan pertemuan ini tidak sekadar melepas rindu, tetapi wujud atas apa yang kita yakini sebagai budaya baik dan harus terus dipertahankan,” kata Bupati Benny.

Budaya baik itu, jelasnya, adalah menghargai jasa para senior, orang-orang yang pernah berjasa bagi Pemkab Sijunjung, menghargai ilmu dan pengetahuan serta pengalaman. Ia berharap pengalaman para senior bisa disambungkan kepada ASN/PNS yang masih bertugas di pemerintahan.

“Dukung dan doakan kami dalam memimpin Kabupaten Sijunjung, komunikasi jangan sampai terputus, beri kami masukan dan kritikan demi pembangunan daerah yang kita cintai ini,” ungkap bupati.

Sementara, salah seorang pensiunan Syamsu Rizal mengatakan para mantan pejabat di Pemkab Sijunjung adalah orang-orang andalan yang tidak saja mampu menjalankan tugasnya ketika aktif. Tetapi, setelah pensiun pun masih mampu memberi kontribusi bagi kemajuan Pemkab Sijunjung.

Hadir kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Sijunjung Riri Benny Dwifa, Kepala OPD, Direktur PDAM, dan Kepala Bank Nagari. Kemudian, hadir mantan Bupati Sijunjung periode 2010-2020 Yuswir Arifin beserta istri serta para mantan pejabat Pemkab Sijunjung yang tergabung dalam Purna Bhakti Lansek Manih. (shd/*)

Related posts

Pemko Padang Panjang Matangkan Regulasi KLA

Tanah Datar Raih Opini WTP ke-15, Tertinggi dalam Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Pertahankan WTP, Padang Pariaman Komitmen Jaga Transparansi Keuangan