Perbaikan IPA Berjalan, PDAM Pilih Tetap Distribusikan Air ke 50 Ribu Pelanggan

DIREKTUR Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang, Hendra Pebrizal didampingi Direktur Teknik Andri Satria memberikan keterangan terkait progres perbaikan Instalasi Pengolah Air (IPA) Gunung Pangilun di Kota Padang, Jumat (10/7).

PADANG, KP – Perusahaan Umum Daerah ah Air Minum (PDAM) Kota Padang memilih tetap menyalurkan air kepada puluhan ribu pelanggan di tengah berlangsungnya perbaikan Instalasi Pengolah Air (IPA) Gunung Pangilun, kota setempat.

Direktur Utama PDAM Padang, Hendra Pebrizal didampingi Direktur Teknik Andri Satria dan jajaran di Padang, Jumat (10/7) mengatakan, keputusan ini harus diambil agar kebutuhan air puluhan ribu warga yang airnya disuplai dari IPA Gunung Pangilun bisa tetap terpenuhi.

Andri Satria menerangkan, ada dua opsi terkait pengerjaan yang sedang berjalan, pertama adalah menutup total distribusi air kepada pelanggan agar pengerjaan bisa dilakukan lebih cepat sekitar dua bulan dari jadwal.

Kedua adalah tetap menyalurkan air kepada pelanggan semaksimal mungkin dengan konsekuensinya berdampak pada kualitas dan kuantitas air yang disalurkan ke warga.

Sesuai jadwal, pengerjaan IPA Gunung Pangilun yang dilakukan oleh Kementerian PU dimulai sejak 22 Desember 2025 dan berakhir pada Desember tahun ini.

Ia mengatakan, di tengah pilihan yang tidak mudah itu akhirnya PDAM memilih untuk tetap menyalurkan air kepada pelanggan, karena jika ditutup secara total akan menyulitkan masyarakat.

Jika IPA Gunung Pangilun ditutup total maka dampaknya akan dirasakan oleh warga di kawasan pusat kota dengan total mencapai 50 ribu pelanggan.

Oleh karenanya PDAM menyampaikan, permohonan maaf jika air yang disalurkan ke warga mengalami keruh sementara, tekanan air menurun, atau terjadi gangguan distribusi pada jam tertentu.

Ia mengatakan, selama perbaikan itu dilakukan penggalian di area intake dan aliran sungai untuk pembangunan prasedimen, serta perbaikan pada unit pengolahan agar proses produksi air menjadi lebih optimal.

Pekerjaan meliputi rehabilitasi unit prasedimentasi, accelerator, dan filtrasi guna meningkatkan kualitas pengolahan air serta optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) usai dihantam bencana pada November 2025.

Andri Satria mengatakan khusus untuk perbaikan filter di IPA Gunung Pangilun, dari 12 unit filter saat ini sudah selesai 10 unit. (ant)

Related posts

Korban Bencana Terima Huntap, 22 Unit Lagi Segera Dibangun

Pemko Padang Perkuat Mitigasi Risiko Pengadaan

Pertamina Kebut Distribusi BBM, IT Teluk Kabung Beroperasi 24 Jam