Percepat Layanan Tanah, Bupati Khairunas Siap Bersinergi dengan BPN

BUPATI Solok Selatan, Khairunas berjabat tangan dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat menghadiri Rakor Penguatan Pelayanan Pertanahan Bersama Menteri ATR/BPN, di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Senin (28/4).

PADANG, KP — Komitmen mempercepat pelayanan pertanahan kembali digaungkan oleh Bupati Solok Selatan, H. Khairunas saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pelayanan Pertanahan bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Senin (28/4).

Dalam forum strategis yang mempertemukan para kepala daerah se-Sumatera Barat itu, Khairunas menyatakan kesiapannya menjalin kolaborasi konkret dengan BPN untuk menuntaskan berbagai persoalan tanah yang selama ini menjadi penghambat kemajuan daerah.

“Kami siap bersinergi dengan BPN untuk mempercepat pelayanan pertanahan, guna mendukung kemudahan investasi dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” tegas Khairunas.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, yang menekankan pentingnya koordinasi antarpemerintah guna menciptakan sistem pertanahan yang efisien, adil, dan pro-rakyat.

“Ini adalah momentum penting untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan pertanahan di Sumbar,” ujar Nusron.

Selain Bupati Solok Selatan, hadir pula tokoh nasional Andre Rosiade (Anggota DPR RI), Asisten Perekonomian Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, serta Kakanwil BPN Sumbar Teddi Guspriadi, menandakan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap agenda pertanahan ini.

Melalui rakor ini, diharapkan tidak hanya lahir kebijakan teknis, tapi juga terjadi percepatan nyata di lapangan, yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, dan memberikan keadilan agraria bagi seluruh warga, khususnya di Solok Selatan. (kom/*)

Related posts

Nova Raju Minropa Pimpin DWP Padang, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan

Wawako Buka MTQN ke-42 Lubuk Kilangan, Perkuat Generasi Qur’ani

Pemkab Pasaman Perkuat Validasi Data PKH, Pastikan Bansos Tepat Sasaran