Pindah Tugas, Kajari Payakumbuh Slamet Haryanto Mohon Pamit

Kajari Payakumbuh, Slamet Haryanto, berfoto bersama jelang pindah tugas ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

PAYAKUMBUH, KP – Setelah satu tahun tujuh bulan menjabat, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Payakumbuh, Slamet Haryanto, pindah tugas ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Slamet menyampaikan permohonan pamit serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

“Terima kasih atas dukungan masyarakat dan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota selama saya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Kami berharap dukungan bisa terus diberikan kepada institusi Kejaksaan kedepannya,” ucap Slamet Haryanto, Selasa (20/5), didampingi Kepala Seksi Intelijen, Hari Saputra, dan Kepala Seksi Pidana Umum, Yudhi Saputra, di Kantor Kejaksaan Kawasan Koto Nan IV, Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Selama kepemimpinannya, Slamet melalui Seksi Pidana Khusus berhasil menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis bagi ribuan peserta didik SD dan SMP di Kabupaten Limapuluh Kota.

Selain itu, pembangunan gedung baru kantor Kejaksaan Negeri Payakumbuh di kawasan Simpang Benteng, Kecamatan Payakumbuh Utara, yang kini hampir rampung 100 persen dan siap ditempati, menjadi kenangan bersejarah bagi Slamet Haryanto.

Slamet juga menjelaskan, terdapat satu perkara yang berhasil diselesaikan melalui Restorative Justice (RJ) atau penyelesaian perkara di luar pengadilan. Beberapa perkara telah diupayakan mediasi namun tidak berhasil karena pihak-pihak terkait tidak mau berdamai.

Slamet yang sebelumnya menjabat Kajari Enrekang Sulawesi Selatan itu menyebut, dukungan masyarakat serta Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota sangat membantu kinerja Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Kepada jajaran Kejaksaan Negeri Payakumbuh, ia berharap agar terus menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak dalam menjalankan tugas. (dst)

 

Related posts

Perbaikan Jalan Berlubang Dikebut, Jalur BOMRun Jadi Prioritas

Kunjungan Dewas BPJS, RSUD dr Rasidin Sampaikan Tantangan Layanan JKN

Edukasi Kesehatan Didorong, Risiko Kanker Usus Jadi Sorotan