Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Pasaman Berlanjut Hingga 2025

BUPATI Pasaman, Sabar AS saat menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Pasaman tahun 2025 tingkat Kecamatan Panti, Senin (19/2) di aula Kantor KAN Panti di Panti.

LUBUK SIKAPING, KP – Bupati Pasaman, Sabar AS, menegaskan Program Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis akan berlanjut hingga tahun 2025.

“Manfaat langsung dari program ini telah dirasakan oleh masyarakat,” sebut  Sabar AS dalam pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pasaman tahun 2025 tingkat Kecamatan Panti, Senin (19/2) di aula Kantor KAN Panti di Panti.

Bupati Sabar menjelaskan, Pemkab Pasaman di bawah kepemimpinannya akan terus berupaya mengakomodir semua kebutuhan masyarakat, baik melalui penganggaran di APBD Pasaman, dukungan dari APBD Provinsi, maupun pendanaan dari APBN Pusat.

Dia menekankan, dengan hanya mengandalkan APBD yang terbatas, Pasaman akan mengalami kemajuan yang lambat, dan oleh karena itu, upaya menarik investasi swasta untuk membuka usaha di Pasaman dan partisipasi perantau Pasaman yang berada di luar daerah sangatlah penting.

Bupati juga mengingatkan para Camat, Wali Nagari, jorong, dan tokoh masyarakat Panti yang hadir bahwa Musrenbang adalah agenda yang sangat strategis bagi kelangsungan pembangunan suatu daerah, dan untuk itu, diperlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di kecamatan dan nagari.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Panti, Jon Wilmar, menyampaikan masih banyak kebutuhan masyarakat Panti, terutama terkait penanganan banjir akibat meluapnya aliran Batang Sumpur. Dia juga menyoroti kondisi fasilitas di taman wisata alam Rimbo Panti yang sudah rusak.

Selanjutnya, Camat Panti, Reflizar, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilu berjalan lancar di Kecamatan Panti, dengan tingkat kehadiran masyarakat di TPS mencapai lebih dari 80 persen.

Namun, terdapat kehadiran yang minim dari anggota DPRD Pasaman Dapil Panti dalam Musrenbang tersebut, yang merupakan perbedaan signifikan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dalam penjelasan teknisnya, Kepala Bappeda Pasaman, Choir Batubara menegaskan pentingnya singkronisasi antara hasil Musrenbang dengan pokok-pokok pikiran DPRD, sesuai dengan regulasi terbaru mengenai pelaksanaan Musrenbang.

Dia menyatakan di tahun-tahun sebelumnya, antara Musrenbang dan Pokir Anggota Dewan tidak sinkron, bahkan cenderung terpisah, dan hal ini perlu diperbaiki. (*/red)

Related posts

Ribuan Warga Ramaikan Gebyar Gebu Minang di Padang

Wawako Padang Ajak Jemaah BKMT Dukung Program Pendidikan dan Smart Surau

Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari