PESISIR SELATAN, KP – Petugas kesehatan lingkungan dari Puskesmas Balai Selasa melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel air minum serta air mentah di SDN 26 Pelangai Kecil, Rabu (12/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pengawasan kualitas lingkungan sekolah di wilayah kerja puskesmas tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan air yang digunakan siswa dan tenaga pendidik aman serta layak konsumsi. Selain itu, kegiatan juga menilai kondisi sanitasi sekolah, mulai dari sarana air bersih, toilet, tempat cuci tangan, hingga pengelolaan sampah.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengambil dua jenis sampel air, yaitu air minum dari tempat penampungan yang biasa digunakan siswa, serta air mentah dari sumber utama seperti sumur, PDAM, atau pompa tangan di sekitar sekolah. Selain itu, tim juga memeriksa makanan dan minuman di kantin sekolah serta pedagang keliling untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi siswa.
“Pemeriksaan air dan makanan di sekolah merupakan bagian penting dari pencegahan penyakit. Kami ingin memastikan seluruh fasilitas dan konsumsi di sekolah memenuhi standar kesehatan,” ujar Nurmaningsih, salah satu petugas kesehatan lingkungan Puskesmas Balai Selasa.
Ia menjelaskan, pemeriksaan ini bertujuan menilai kondisi sanitasi sekolah, mengidentifikasi potensi sumber infeksi, serta memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan aspek yang belum memenuhi standar kesehatan. Sampel air yang diambil akan diuji di laboratorium untuk menilai kualitas fisik, kimia, dan mikrobiologinya.
Hasil laboratorium nantinya menjadi dasar bagi pihak sekolah dan Puskesmas untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, petugas akan memberikan rekomendasi perawatan sarana air, pembersihan penampungan, atau edukasi tentang kebersihan lingkungan. (don)