PASAMAN, KP — Masyarakat Pauh, Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati), Kabupaten Pasaman menyambut antusias penyembelihan satu ekor sapi kurban bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan hewan kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tersebut berlangsung dalam suasana khidmat, Rabu (27/5).
Prosesi penyerahan sekaligus penyembelihan hewan kurban tersebut dipusatkan di kompleks Masjid Raya Alahan Mati. Hadir langsung Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Asrial Arfandi Hasan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Kominfo Pasaman, Fatrizon.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh representasi masyarakat Kabupaten Pasaman, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto. Bantuan ini bukti nyata dari perhatian mendalam, kasih sayang, serta kepedulian Presiden terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah,” ungkap Bupati Welly Suhery.
Menurutnya, atensi khusus yang dikucurkan oleh pemerintah pusat pada lebaran haji tahun ini menjadi kebanggaan sekaligus pemantik kebahagiaan psikologis tersendiri bagi warga Pasaman, khususnya di Alahan Mati. Kehadiran bantuan ini menegaskan komitmen bahwa negara senantiasa hadir menyentuh sendi-sendi masyarakat hingga ke tingkat wilayah pinggiran daerah.
Bupati Welly turut mengajak masyarakat untuk merefleksikan nilai-nilai hakiki Iduladha sebagai instrumen penguat soliditas sosial. Momentum ini harus dijadikan jembatan untuk memperkokoh persatuan, mengasah empati, serta menanamkan jiwa keikhlasan dalam berkorban demi menyokong visi pembangunan daerah.
“Mari kita jadikan spirit kurban ini untuk memupuk persatuan dan kesatuan, seraya belajar tentang hakikat pengorbanan demi bersama-sama mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan,” pungkas Welly.
Agenda ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Simpati, tokoh masyarakat Pauh, jajaran pengurus maktab Masjid Raya Alahan Mati, serta ratusan warga setempat yang memadati area pemotongan sejak pagi hari. (ak/*)