SIMPANG EMPAT, KP – Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Risnawanto menyoroti perlunya meningkatkan kewaspadaan di lingkungan nagari dan sekolah terhadap bahaya narkoba yang semakin merajalela, terutama di kalangan generasi muda.
“Nagari dan sekolah menjadi fokus ancaman narkoba. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan di lingkungan ini karena narkoba merupakan ancaman bagi kita semua,” ujarnya di Simpang Empat, Sabtu (8/6) dalam rapat koordinasi tentang Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat.
Ia menekankan keterlibatan semua pihak, termasuk kepala sekolah dan wali nagari, dalam upaya memerangi peredaran narkoba di wilayah masing-masing.
Risnawanto juga menyoroti peran penting pemerintah nagari dalam memahami situasi dan ancaman narkoba, sambil menegaskan bahwa penanggulangan narkoba bukan hanya tugas BNN dan kepolisian, tetapi juga tanggung jawab niniak mamak, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat.
Di tempat yang sama Kepala BNN Kabupaten Pasaman Barat, Rangga Noverio, menambahkan bahwa pemerintah nagari dan sekolah memiliki peran yang krusial dalam memerangi narkoba karena mereka berada di garis depan dalam melindungi generasi muda sebagai sasaran utama narkoba.
“Kita tidak boleh membiarkan generasi penerus bangsa terjerumus ke dalam narkoba. Oleh karena itu, perhatian dan tindakan dari kita semua sangat diperlukan,” tegasnya. (rom)