Sumbar Kekurangan 743 Dokter

H.Mahyeldi

PADANG, KP – Dari total penduduk Sumatera Barat 5.640.629 jiwa dengan jumlah dokter dimiliki 4.897 orang sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022.

Sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO perbandingan rasio dokter dengan jumlah penduduk adalah 1:1.000. Artinya satu dokter melayani 1.000 penduduk.

Hal itu ditegaskan Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi kepada wartawan baru – baru ini. Berdasarkan rasio WHO tersebut, maka terjadi kekurangan 743 dokter di daerah ini.

Dengan jumlah dokter yang ada di Sumbar dibanding jumlah penduduk maka terjadi rasio perbandingan 1 : 1.152.

Disebutkan Mahyeldi dengan kurangnya tenaga dokter berdampak pada kurangnya pelayanan maksimal di bidang kesehatan.

“Pemprov Sumbar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Akan tetapi, masih terdapat sejumlah kendala seperti belum tercukupinya kebutuhan dokter,” kata gubernur.

Lebih jauh disebutkan, selain masih kurang, penempatan dokter di Sumbar juga belum merata. Sebagian besar dokter saat ini masih berada di kota besar sementara di daerah-daerah belum memadai.

Dikatakan, saat ini dari total 280 unit puskesmas di Sumbar dan masih terdapat dua puskesmas tanpa dokter (0,7%), yaitu di Puskesmas Air Amo Kabupaten Sijunjung, di mana satu-satunya dokter di sana sedang menjalani studi spesialis dan di Puskesmas Bosua Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sementara itu untuk dokter spesialis menurutnya juga masih minim terutama di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Kami meminta keterlibatan semua pihak, karena untuk mewujudkan Indonesia sehat itu, tidak mungkin hanya pemerintah yang berusaha melainkan perlu kerja sama dan kolaborasi,” imbuhnya. (eka)

Related posts

Padang Terapkan E-Audit Perkuat Pengawasan Internal

Pemko Padang Dukung Rekonstruksi Total GOR Agus Salim

Pemkab Pessel Siapkan Kecamatan Sutera Jadi Pusat Sapi Pesisir