Tari Massal ‘Basamo Mangko Manjadi’ Meriahkan Festival 1500 Lamang Kujuik

Pjs. Bupati Tanah Datar, Arry Yuswandi saat menghadiri pergelaran Satu Nagari Satu Event dalam Festival Budaya 1500 Lamang Kujuik, di Nagari Batipuh Ateh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

TANAH DATAR, KP — Tari massal berjudul ‘Basamo Mangko Manjadi’ memeriahkan pergelaran Satu Nagari Satu Event dalam Festival Budaya 1500 Lamang Kujuik, di lapangan bola kaki simpang 4 Nagari Batipuh Ateh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, beberapa hari lalu.

Tari yang dibawakan pemuda-pemudi Batipuh Ateh ini menggambarkan kehidupan masyarakat nagari yang memproduksi Lamang Kujuik sebagai sumber mata pencaharian. Lamang Kujuik merupakan kuliner khas yang sering dijumpai dalam berbagai kegiatan adat setempat, seperti batagak panghulu dan baralek.

Pjs. Bupati Tanah Datar, Arry Yuswandi, mengapresiasi pelaksanaan Festival Budaya Lamang Kujuik ini. Ia menekankan bahwa festival ini tidak hanya memperkenalkan adat dan budaya Nagari Batipuh Ateh, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antar masyarakat di ranah dan rantau.

“Pemerintah daerah mengapresiasi masyarakat baik di ranah maupun di rantau yang telah bekerja keras untuk melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya melestarikan dan mempromosikan potensi Nagari Batipuh Ateh,” ujarnya.

Arry Yuswandi menambahkan, penyelenggaraan festival ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif, seperti pengembangan kuliner, transportasi, penginapan, dan kerajinan rakyat.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi memiliki tujuan strategis untuk memacu aktifnya sanggar-sanggar kesenian di nagari, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun nagari,” katanya.

Sementara, Wali Nagari Batipuh Ateh, Ade Putra menyatakan, festival ini terlaksana berkat dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting sehingga Festival Budaya 1500 Lamang Kujuik dapat terlaksana dengan baik. Semoga kegiatan ini yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 1 November 2024 memenuhi harapan kita bersama,” ujarnya.

Tokoh Perantau Nagari Batipuh Ateh, El Dt. Gadang, juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Nagari Batipuh Ateh sebagai nagari digital, beradat, dan religius. “Kami merasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini. Nagari Batipuh Ateh akan terus berkomitmen untuk menjadi lebih baik sebagai nagari digital, beradat, dan agamais,” tuturnya. (nas)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar