Vaksinasi Gratis Digencarkan, Cegah Penyebaran PMK di Padang

Petugas UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kota Padang memberikan vaksin PMK kepada ternak warga, Selasa (7/7).

PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang menggencarkan vaksinasi gratis untuk hewan ternak guna menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang masih berpotensi menular melalui lalu lintas ternak antarwilayah. Langkah ini dilakukan untuk melindungi peternak dari kerugian akibat wabah.

Program tersebut dijalankan Dinas Pertanian melalui UPT Puskeswan dengan menyalurkan vaksin secara cuma-cuma kepada ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hingga kini, tersedia 700 dosis vaksin yang didistribusikan selama kuota masih ada.

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kota Padang, Yasir Irawan, menjelaskan penularan PMK di Padang banyak dipicu masuknya ternak dari luar daerah, terutama dari Sumatera Utara seperti Kisaran dan Asahan.

“Pergerakan ternak antarwilayah menjadi faktor utama penyebaran. Karena itu, vaksinasi menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan,” ujarnya, Selasa (7/7).

Ia menyebutkan, PMK merupakan penyakit virus dengan tingkat penularan tinggi meski tingkat kematian relatif rendah. Gejala umumnya muncul pada bagian mulut dan kuku hewan.

“Pada mulut muncul lepuh seperti sariawan dan air liur berlebihan. Sementara pada kuku terjadi luka di celah kuku yang bisa mengelupas dan berisiko menimbulkan belatung jika terlambat ditangani,” katanya.

Untuk mendapatkan vaksin, ternak harus dalam kondisi sehat, tidak bunting, berumur minimal tiga bulan, serta telah beradaptasi di lokasi baru setidaknya satu minggu.

Selain vaksinasi, Dinas Pertanian juga terus mengingatkan peternak agar meningkatkan kebersihan kandang dan membatasi lalu lintas ternak. Kesadaran peternak saat ini dinilai meningkat dibanding awal wabah pada 2022.

Peternak juga diminta segera melapor jika menemukan gejala PMK. Tim medis dari Puskeswan dan Bidang Kesehatan Hewan akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.

“Setiap laporan dari masyarakat langsung kami tindaklanjuti dengan penanganan cepat di lapangan,” ujarnya. (*/red)

Related posts

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat

Kawasan SSD Diusulkan Menjadi Proyek Strategis Nasional

Korban Kebakaran di Banuaran Terima Bantuan