PESISIR SELATAN, KP – Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Risnaldi Ibrahim, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah baik ASN maupun non-ASN, agar berhati-hati dalam menyerap dan menyampaikan informasi terkait program pembangunan daerah.
Risnaldi menekankan, penyampaian informasi yang tidak utuh atau ditafsirkan sendiri dapat menimbulkan kesalahpahaman publik dan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Informasi terkait pembangunan daerah jangan setengah-setengah. Jangan pula ditafsirkan sendiri. Serap dengan baik, pahami maksudnya, lalu sampaikan secara jelas, tuntas, dan benar kepada masyarakat,” tegas Risnaldi, kemarin.
Menurutnya, setiap aparatur pemerintah adalah ‘corong pemerintah’ yang perilakunya sangat menentukan citra pemerintahan di mata publik. Oleh karena itu, Risnaldi meminta aparatur lebih selektif dan berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik.
Ia menambahkan, komunikasi yang efektif dan benar adalah kunci. Apabila informasi pembangunan diterima publik dengan benar, masyarakat akan merasa dilibatkan dan ikut mendukung. Sebaliknya, informasi yang simpang siur hanya akan menimbulkan kebingungan bahkan kecurigaan.
Risnaldi mengajak seluruh aparatur Pesisir Selatan untuk menjadikan disiplin dan etika komunikasi sebagai bagian dari budaya kerja, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan menjadi penyambung informasi yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat. (don)