LIMAPULUH KOTA, KP – Seorang warga Limapuluh Kota berinisial IH menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI, khususnya Batalion 131/Braja Sakti dan Korem 032/Wira Braja, atas postingan media sosial yang dinilai menyinggung institusi tersebut.
Permintaan maaf disampaikan IH tidak hanya melalui media sosial, tetapi juga secara langsung, Minggu (19/1). Ia mengaku khilaf dan terbawa emosi saat membuat unggahan tersebut, serta mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial.
“Saya, IH, dengan penuh penyesalan memohon maaf kepada institusi TNI atas perbuatan saya yang menyinggung melalui postingan di media sosial. Saya menyadari kesalahan ini dan berjanji tidak akan mengulanginya,” ucapnya.
Kasus ini bermula ketika unggahan IH mendapatkan tanggapan negatif dari pihak TNI. Menyadari dampaknya, IH segera menghapus postingan tersebut dan mengajukan permintaan maaf secara terbuka.
“Apa yang saya lakukan ini adalah kekhilafan. Saya harap masyarakat tidak meniru tindakan seperti ini karena dapat merugikan orang lain atau institusi tertentu,” tambah IH.
IH juga berjanji untuk lebih berhati-hati di masa depan dan berharap kejadian serupa tidak terulang.
Langkah IH ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan publik atau merugikan institusi negara. (dst)