Capaian Sensus Ekonomi Tanah Datar Baru 22 Persen, Penolakan Warga Jadi Kendala

Petugas Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Datar foto bersama Bupati Eka Putra di Rumah Dinas Bupati, Indojolito, Batusangkar, Senin (29/6).

TANAH DATAR, KP — Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Tanah Datar baru mencapai sekitar 22 persen sejak dimulai pada 19 Juni. Sejumlah kendala masih ditemui di lapangan, di antaranya penolakan dari sebagian masyarakat serta anggapan bahwa pertanyaan dalam kuesioner cukup sulit dipahami. (yon)

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Datar, Taufik Amnul Hayat, mengatakan capaian tersebut masih di bawah target Juni yang ditetapkan sebesar 25 persen, dengan data lengkap baru sekitar 15 persen.

Menurutnya, sensus ekonomi memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Ia menegaskan, kualitas data sangat menentukan arah perencanaan pemerintah ke depan.

“Jika data yang diperoleh tidak valid, maka kebijakan berpotensi tidak tepat sasaran. Karena itu, kami mengajak masyarakat memberikan data sesuai kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Selain itu, sensus ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan aktivitas ekonomi, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengajak seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas dan memberikan data yang benar.

Ia menegaskan, sensus ekonomi merupakan program strategis nasional yang hasilnya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan, baik di daerah maupun nasional.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah, mulai dari OPD, camat, wali nagari hingga kepala jorong, agar ikut mengawal proses pendataan di lapangan.

Sebelumnya, Bupati Eka Putra menerima kunjungan petugas Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Datar di Rumah Dinas Bupati, kawasan Indojolito, Batusangkar, Senin (29/6). Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan wawancara dan pencatatan data secara langsung.

Pemerintah daerah berharap, dengan dukungan semua pihak, pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan. (yon)

Related posts

20 Tahun Jualan Bakso, Marno Tetap Belajar Demi Kembangkan Usaha

Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Padang Siapkan 3 Parkir Terpadu dan Terminal Angkot

Harga Cabai Merangkak Naik, Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg