PADANG, KP – Kabar mengejutkan datang dari pasar logam mulia di Kota Padang. Harga emas dilaporkan mengalami penurunan tajam pada awal Februari 2026.
Koreksi harga yang cukup dalam ini menjadi sorotan warga, terutama bagi masyarakat yang selama ini menjadikan emas sebagai instrumen investasi, baik dalam bentuk perhiasan maupun emas batangan.
Harga emas yang sebelumnya sempat melambung hingga menembus Rp3 juta per gram, kini merosot signifikan di sejumlah toko emas di kawasan Pasar Raya Padang.
Pemilik Toko Emas Mahkota Pasar Raya Padang, Datuak Mahkota, membenarkan tren penurunan tersebut. Menurutnya, harga emas di tokonya saat ini berada di angka Rp2.600.000 per gram.
“Benar, harga emas hari ini turun menjadi Rp2.600.000 per gram,” ujarnya seperti dilansir tribunpadang.com, Senin (2/2). Ia menyebutkan, angka tersebut menjadi salah satu titik terendah dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24 per Senin (2/2), harga emas batangan tercatat sebagai berikut, Emas Antam: Rp1.550.000 per gram, Emas Galeri 24: Rp1.520.000 per gram, sedangkan Emas UBS: Rp1.525.000 per gram.
Perlu diketahui, harga emas di toko emas lokal terutama emas perhiasan atau emas murni berkadar tinggi kerap berbeda dengan emas batangan bersertifikat Antam di Pegadaian. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh ongkos cetak, kadar emas, serta kebijakan pasar di daerah.
Sebelumnya, Alifa, karyawan Toko Emas Murni, juga mengonfirmasi adanya penurunan harga yang cukup signifikan. Ia menyebutkan, harga jual emas murni di tokonya pada Minggu (1/2) berada di angka Rp2.780.000 per gram. “Untuk hari ini, harga emas Rp2.780.000 per gram,” katanya.
Alifa menambahkan, harga tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan pertengahan pekan lalu. Pada Kamis (30/1), harga emas murni di tokonya masih menyentuh Rp3.020.000 per gram. “Hari Kamis kemarin harga emas sempat mencapai Rp3.020.000 per gram,” tutupnya. (trb)