Nela Abdika Dorong Pembentukan Kopdes Merah Putih di Limapuluh Kota

PAYAKUMBUH, KP — Anggota Komisi III DPRD Sumatera Barat, Nela Abdika Zamri, mendorong percepatan pembentukan dan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Sumbar, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Hal itu disampaikan Nela saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil di Pasar Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Minggu (26/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar yang diwakili M. Sofyan TW, anggota DPRD Limapuluh Kota M. Fajar Rillah Vesky, Walinagari, Kapolsek, Danramil, serta ratusan masyarakat dari berbagai jorong.

Dalam sambutannya, Nela Abdika menyebut, sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif bersama Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar untuk mempercepat terbentuknya KDMP di seluruh kabupaten dan kota.

“Kita terus berkolaborasi dengan Dinas Koperasi untuk memperluas sosialisasi Perda dan mempercepat beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan KDMP sangat penting untuk membantu masyarakat keluar dari jerat pinjaman berbunga tinggi, termasuk pinjaman online ilegal.

“Melalui koperasi ini, kita berharap masyarakat dapat terbantu dan tidak lagi terjebak dalam praktik pinjaman merugikan,” tegas Nela.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, M. Sofyan TW, menjelaskan bahwa Perda Nomor 16 Tahun 2019 merupakan inisiatif DPRD Sumbar untuk memperkuat perlindungan terhadap pelaku usaha kecil dan koperasi.

“Perda ini lahir untuk memberdayakan pelaku usaha lokal sekaligus melindungi mereka dari praktik ekonomi yang tidak sehat,” ujarnya.

Terkait Koperasi Desa Merah Putih, ia menambahkan, koperasi nantinya akan berperan penting dalam distribusi barang bersubsidi agar sampai langsung kepada masyarakat.

“Seluruh barang bersubsidi negara akan disalurkan melalui koperasi ini agar lebih tepat sasaran,” jelasnya. (dst)

Related posts

Harga LPG Non-Subsidi Naik Mendadak, Konsumen Batalkan Pembelian

Harga Cabai di Padang Anjlok ke Rp18 Ribu, Pasokan Melimpah Tekan Harga Pasar

Pasar Murah Terpadu Tekan Harga, Pemko Padang Jaga Daya Beli Warga