PADANG, KP – Tren buruk Semen Padang FC (SPFC) berlanjut usai kalah 1-3 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-7 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (26/9) sore. Hasil ini memperpanjang deretan kekalahan Kabau Sirah dan membuat tim makin tenggelam di zona degradasi.
Kekalahan ini merupakan yang ketiga secara beruntun bagi SPFC. Dari lima laga terakhir, tim hanya mencatat satu kemenangan. Kondisi tersebut memicu kekecewaan para suporter.
Salah seorang pendukung, Abib, menyebut sudah saatnya dilakukan evaluasi besar-besaran.
“Lima kali bertanding hanya sekali menang. Ini sangat buruk. Harus ada evaluasi sebagai bentuk tanggung jawab kepada tim dan para pencinta SPFC,” ujarnya usai pertandingan.
Fiki, suporter lainnya, menyampaikan hal serupa. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain, namun menilai manajemen perlu bersikap tegas.
“Rentetan hasil buruk harus ditindaklanjuti. Kalau perlu ambil keputusan tegas untuk pelatih,” katanya.
Pelatih Kepala SPFC Eduardo Almeida mengakui timnya membuang banyak peluang, terutama di babak pertama.
“Banyak peluang tidak dimanfaatkan, lawan malah dapat penalti. Kesalahan pemain juga menambah keunggulan tim lawan,” ujarnya dalam jumpa pers.
Ia juga menyoroti keputusan wasit dan penggunaan VAR yang dinilai merugikan timnya.
“Wasit terlalu lama melihat layar VAR, seolah mencari sesuatu untuk dijadikan keputusan. Penalti yang diberikan terasa dicari-cari. Saya tidak respek dengan wasitnya. Harus ada pihak yang bertanggung jawab untuk ini,” tegasnya.
Kapten tim SPFC Irsyad Maulana menegaskan bahwa seluruh pemain tetap berkomitmen untuk berjuang hingga akhir musim.
“Kami akan terus berjuang dan berusaha memberikan hasil terbaik untuk para pendukung,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku puas dengan kemenangan timnya meski pertandingan berlangsung penuh tekanan.
“Pertandingan sangat gila. VAR membuat stres dan memakan banyak waktu. Meski Arjuna harus ditarik keluar dan banyak pemain cedera, kami tetap berjuang maksimal. Saya bangga dengan tim ini,” ungkapnya.
Kemenangan ini memperkuat posisi Bali United di papan atas klasemen sementara. Sebaliknya, SPFC harus segera berbenah jika ingin keluar dari ancaman degradasi. (fai)