PADANG, KP – Tokoh olahraga Sumatera Barat, Sengaja Budi Syukur Datuak Bandaro Jambak, dianugerahi penghargaan bergengsi dari SIWO PWI Pusat, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, di Banten. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan rekam jejak panjangnya dalam membina berbagai cabang olahraga di Sumatera Barat hingga berprestasi di tingkat nasional.
Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi menyebut, Budi Syukur sebagai sosok ‘bertangan dingin’ dan ‘bertuah’ dalam dunia olahraga. Menurutnya, hampir semua cabang olahraga yang dipimpin Budi selalu berhasil menyumbangkan medali emas, baik dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kejuaraan nasional (Kejurnas).
“Dari rekam jejak, beliau dikenal sebagai sosok bertangan dingin. Tidak ada cabang olahraga yang beliau pimpin tidak emas, terbaru di PASI (atletik) dan sebelumnya di PRSI (renang),” ujar Adrian, Sabtu (7/2).
Budi Syukur tercatat pernah memimpin Pengprov PASI Sumbar selama tiga periode. Di bawah kepemimpinannya, atletik Sumbar bertransformasi menjadi kekuatan yang disegani secara nasional, dengan mengirimkan 11 atlet ke Pelatnas pada Asian Games 2018.
Sebelumnya, ia juga sukses membangkitkan prestasi cabang renang hingga melahirkan atlet-atlet emas seperti Harizal dan Yosita Hapsari.
Puncak pengabdiannya di panggung nasional terjadi saat ia dipercaya menjadi Ketua Kontingen Sumbar pada PON XIX/2016 di Jawa Barat. Saat itu, Sumbar berhasil menempati peringkat 11 nasional dengan perolehan 14 emas, 10 perak, dan 20 perunggu, melampaui capaian periode sebelumnya.
Pria kelahiran Padang, 8 Februari 1962 ini juga aktif di berbagai organisasi strategis, seperti Ketua DPD Organda Sumbar dan Ketua Umum PKPS Sumbar. Sebagai Panghulu Suku Jambak Nagari Air Haji, Budi memegang filosofi kepemimpinan yang tenang dan mengutamakan pembinaan jangka panjang.
“Saya jalani dengan menikmati proses tanpa resah. Semangat para atlet itu seperti darah segar yang terus mengaliri tubuh saya,” kata Budi Syukur mengenai rahasia konsistensinya.
Penghargaan dari SIWO PWI Pusat ini diserahkan tepat satu hari setelah hari ulang tahunnya yang ke-64, pada 8 Februari. Baginya, prestasi olahraga bukan sekadar medali, melainkan upaya membangun karakter generasi muda Minangkabau agar tangguh di kancah nasional maupun internasional. (eja)