Turnamen Pickleball Bank Nagari-Gubernur Sumbar Cup II Resmi Bergulir, Peserta Tembus 200 Orang

Gubernur Sumbar Mahyeldi (tengah) bersama Ketua Umum Pengprov Pickleball Sumbar Tarmizi Mawardi (kiri) dan Penasehat Pickleball Sumbar Harneli Mahyeldi (kanan), saat pembukaan Turnamen Pickleball Bank Nagari-Gubernur Sumbar Cup Tahun 2025, Sabtu (30/8/2025).

PADANG, KP – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, resmi membuka Open Turnamen Pickleball Bank Nagari–Gubernur Sumbar Cup II Tahun 2025 di komplek GOR Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (30/8/2025).

Turnamen yang digelar selama dua hari hingga Minggu (31/8/2025) ini diselenggarakan oleh Pengprov Pickleball Sumbar bekerja sama dengan klub Real Pickleball Lover Sumbar.

Acara pembukaan turut dihadiri Penasihat Pickleball Sumbar, Harneli Mahyeldi, Ketua Umum Pengprov Pickleball Sumbar, Tarmizi Mawardi, jajaran direksi Bank Nagari, serta ratusan penggemar olahraga pickleball.

Ketua Panitia Pelaksana, Lusi Febriani menyebut, turnamen ini diikuti sekitar 200 peserta.

Tidak hanya dari Sumbar, peserta juga datang dari berbagai provinsi lain seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Barat.

“Total hadiah yang disediakan mencapai Rp30 juta dengan hadiah utama Rp3 juta,” jelasnya.

Menurut Lusi, penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi kedua dan sudah ditetapkan sebagai agenda rutin tahunan.

Harapannya, pickleball semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi olahraga yang diminati lintas generasi.

“Sekarang penggemar pickleball tidak hanya kalangan orang tua, tapi juga ibu-ibu rumah tangga hingga mahasiswa. Bahkan bulan depan, Insya Allah, kami akan mengadakan turnamen khusus pelajar dan antar-sekolah,” tambahnya.

Menurutnya, olahraga pickleball di Sumbar saat ini juga mulai merambah dunia pendidikan.

Sejumlah sekolah telah menjadikan pickleball sebagai kegiatan ekstrakurikuler, antara lain SMA 1 Padang, SMA 12 Padang, SMA Kartika, SMA Semen Padang, hingga SD Kartika.

“Perkembangan ini menunjukkan olahraga yang relatif baru tersebut semakin digemari generasi muda,” kata Lusi.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Pickleball Sumbar, Tarmizi Mawardi, menegaskan bahwa Sumbar memiliki potensi besar dalam pengembangan pickleball.

Ia menilai antusiasme masyarakat terus tumbuh, terutama setelah olahraga ini masuk ke sekolah-sekolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Pickleball adalah olahraga inklusif, bisa dimainkan siapa saja tanpa batasan usia. Kami ingin Sumbar menjadi barometer perkembangan pickleball di Indonesia,” ujarnya.

Tarmizi yang juga pelatih pickleball bersertifikat internasional itu menambahkan, turnamen semacam ini tidak hanya melahirkan atlet baru tetapi juga mempererat silaturahmi antarpenggemar olahraga.

“Kami berharap ke depan, Sumbar mampu mengirimkan atlet pickleball ke tingkat nasional bahkan internasional. Dengan dukungan pemerintah daerah dan sponsor seperti Bank Nagari, saya optimistis hal itu bisa terwujud,” katanya.

Dengan penyelenggaraan turnamen ini, Sumbar kian menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah pionir pengembangan pickleball di Indonesia.

Sebagai informasi, pickleball berasal dari Amerika Serikat. Olahraga ini menggabungkan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja, dimainkan menggunakan paddle (dayung padat) serta bola plastik berlubang di lapangan yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

Pickleball dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda, relatif mudah diikuti berbagai kelompok usia.

Selain menyenangkan, pickleball juga memberi manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, sehingga popularitasnya kian berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia. (ak)

Related posts

PSP Padang Bidik Promosi ke Liga 3, Fadly Amran Beri Suntikan Motivasi

The Kmers Ancam Boikot Seluruh Laga Sisa Semen Padang FC

Siswi MTsN 1 Payakumbuh Sabet Medali di Kejuaraan Karate 50 Fighter