PADANG, KP – PASI Sumbar mengirim atlet dan pelatih mengikuti Kejurnas Pra PON 2023 di Solo, pada 20-26 Juni mendatang.
Ketua Umum PASI Sumbar, S. Budi Syukur menyatakan, sebanyak 57 orang atlet dan 7 orang pelatih ikut dalam pesta nasional tersebut. Para atlet terdiri dari kelompok remaja U18 sebanyak 25 atlet, kelompok junior U20 15 atlet, dan kelompok senior 17 atlet.
“Sedangkan pertandingan yang diikuti yaitu U18 sebanyak 16 nomor, U20 sebanyak 14 nomor, dan senior 13 nomor.Rombongan berangkat Sabtu (17/6) dan Minggu (18/6),” kata Budi Syukur, Jumat (16/6).
Ia mengungkapkan, atlet yang mengikuti Kejurnas Pra PON berasal dari beberapa kabupaten dan kota di Sumbar, antara lain Padang, Pasaman, Sijunjung, Kota dan Kabupaten Solok, Tanah Datar, Limapuluh Kota, dan Solok Selatan.
“Dalam Kejurnas Pra PON ini, kita memasang target untuk meloloskan atlet sebanyak mungkin ke PON dan Sumbar masuk 7 besar nasional,” kata Budi Syukur.
Dijelaskannya, biaya keberangkatan atlet sebesar Rp240 juta dan PASI Sumbar telah memasukkan proposal biaya keberangkatan ke KONI Sumbar sejak 22 Mei 2023 lalu.
“Namun, sampai hari ini belum ada tanggapan dari KONI Sumbar. Sebagaimana biasa selama ini, biaya keberangkatan pengprov mengikuti kejurnas apalagi Pra PON menjadi tanggung jawab sepenuhnya KONI Sumbar,” ujarnya.
“Selaku pengprov cabor, kami tidak mau tahu dengan permasalahan di KONI, yang kami tahu bahwa KONI adalah otoritas olahraga prestasi. Di tangan KONI lah maju mundurnya olahraga Sumbar. Jika KONI tak peduli dengan cabor, khususnya pengiriman atlet dalam mengikuti iven dan kejuaraan, maka hancurlah olahraga Sumbar,” tukasnya.
Selain Kejurnas Pra PON, PB PASI rencananya juga melaksanakan rakernas di Hotel Novotel Solo yang akan diikuti Ketum dan Sekum Pengprov PASI se-Indonesia. (eja)