Tim Matador Sedang On Fire

spanyol vs prancis

JERMAN, KP – Laga dahsyat Spanyol vs Prancis akan mewarnai babak semifinal Euro 2024, di Allianz Arena, Munchen, Jerman. Pertandingan yang digelar di stadion berkapasitas 75 ribu itu dijadwalkan berlangsung Rabu dinihari (10/7), mulai pukul 02.00 WIB.

Spanyol dalam bayang-bayang meraih gelar juara untuk ke-4 kalinya. Tradisi unik mengikuti ‘La Furia Roja’ usai mereka mengandaskan Jerman via skor 1-2 di babak perempat final. Pasalnya, dalam sejarah, tim yang menaklukan Jerman sebagai tuan rumah turnamen besar selalu keluar sebagai kampiun.

Seperti yang pernah diciptakan Belanda ketika menjuarai EURO 1988 silam, selepas mereka menundukan Jerman di semifinal. Berikutnya, Italia meraih gelar Piala Dunia 2006 setelah menaklukkan Jerman di semifinal.

Sementara, Prancis yang sejauh ini masih tampil di bawah ekspektasi, berharap tak kehilangan cara untuk tetap bertahan di turnamen. Meski belum sepenuhnya meyakinkan, faktanya ‘Les Bleus’ sudah menyingkingkirkan dua tim unggulan, yakni Belgia (16 besar) dan Portugal (perempat final).

Menghadapi Spanyol sekali lagi bakal jadi ujian bagi Tim Ayam Jago — julukan Prancis. Les Bleus yang masih haus dengan gelar, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan melaju sejauh mungkin. Prancis berupaya menuntaskan misi merebut kembali trofi Henri Delaunay yang dianggap sebagai permata yang hilang di era kepelatihan Didier Deschamps.

Spanyol dan Prancis datang dengan perbedaan performa 180 derajat jelang laga semifinal ini. Spanyol sejak fase grup hingga kini tampil menawan. Sebaliknya, Prancis dengan skuad bintangnya terbilang cukup mengecewakan.

Spanyol masih jadi satu-satunya tim dengan rekor 100 persen kemenangan. Rekor itu dibarengi catatan klinis dengan raihan 11 gol. Ketajaman Spanyol tidak terpaku pada 1 atau 2 sosok pemain saja. Saat ini ada 8 pencetak gol berbeda, termasuk Dani Carvajal yang berposisi sebagai bek sayap serta Rodri sebagai gelandang bertahan.

Nasib berbeda dirasakan Prancis. Secara materi, Prancis dibekali lini serang lebih mentereng. Mereka punya Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Marcus Thuram, hingga Ousmane Dembele. Para pemain itu tidak saja datang dengan modal nama besar, tetapi juga dengan pengalaman. Griezmann pernah menjadi top skor EURO 2016, sedangkan Mbappe merupakan top skor Piala Dunia 2022 lalu.

Namun, materi pemain mewah tersebut cuma menghasilkan 3 gol, terendah di antara semifinalis lain. Yang lebih mengecewakan, 3 gol tersebut tak satu pun tercipta dari ‘open play’. Satu gol datang dari penalti, sedangkan 2 gol lain melalui bunuh diri pemain lawan.

Beruntungnya, Prancis punya bekal lini belakang yang terbilang solid. Sejauh ini, Les Bleus baru kebobolan 1 gol dan menciptakan 4 clean sheet, tertinggi di turnamen edisi kali ini. Lini belakang Prancis yang dikawal William Saliba dan Dayot Upamecano bakal diuji oleh ‘El Matador’ yang membahayakan di kotak lawan. Buktinya, 10 dari 11 gol Spanyol tercipta di kotak penalti lawan.

Sementara, lini serang Prancis juga bakal menghadapi ujian. Sebab Spanyol sejatinya juga tampil solid. La Furia Roja yang baru kemasukan 2 kali, tercatat jadi tim dengan kebobolan terendah ke-2 setelah Prancis.

 

HEAD TO HEAD

 

11/10/2021 – Spanyol vs Prancis (1-2)

29/3/2017 – Prancis vs Spanyol (0-2)

5/9/2014 – Prancis vs Spanyol (1-0)

27/3/2013 – Prancis vs Spanyol (0-1)

17/10/2012 – Spanyol vs Prancis (1-1)

 

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

 

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Jesus Navas, Nacho Fernandez, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Dani Olmo, Rodri, Fabian Ruiz; Lamine Yamal, Alvaro Morata, Nico Williams. Pelatih: Luis de la Fuente.

Prancis (4-3-1-2): Mike Maignan; Theo Hernandez, William Saliba, Dayot Upamecano, Jules Kounde; Adrien Rabiot, Auelien Tchouameni, N’Golo Kante; Antoine Griezmann; Kylian Mbappe, Kolo Muani. Pelatih: Didier Deschamps. (tti)

 

 

Related posts

The Kmers Ancam Boikot Seluruh Laga Sisa Semen Padang FC

Siswi MTsN 1 Payakumbuh Sabet Medali di Kejuaraan Karate 50 Fighter

BOM RUN 2026, Padang Bidik Perputaran Ekonomi dari Sport Tourism