LPM Piai Tangah Membanggakan

H. Adi Bermasa (Wartawan Senior)

Sudah sangat lama rasanya informasi tentang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di daerah ini tidak tampil dengan kerja pemberdayaannya. Padahal, LPM merupakan lembaga resmi yang keberadannya sejak lama sudah ada di tingkat kelurahan ataupun nagari.

LPM melakukan beragam program yang sifatnya partisipasi dan swadaya dengan pengabdian tulus yang dimotori pemuka masyarakat. Walau sifatnya sukarela, namun kiprah LPM yang terbilang membanggakan menjadikan lembaga tersebut cukup populer keberadaannya. Itu pula sebabnya, sukses pembangunan di desa dan kelurahan tak bisa dilepaskan dari program ikhlas masyarakat melalui wadah LPM ini.

Melegakan rasanya membaca berita KORAN PADANG terbitan Senin (19/6) di halaman 3 tentang kerja manunggal yang dilakukan LPM Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang dengan program bulan bhaktinya. Terkenang kembali era dulu semasa LPM giat-giatnya berpartisipasi di tengah masyarakat dengan beragam program swadayanya.

Pengabdian ikhlas yang diperlihatkan warga Piai Tangah tersebut boleh jadi sebagai pertanda kebangkitan kembali LPM di Sumbar. Walau LPM tak pernah dibubarkan dan keberadaannya tetap diakui, tapi kerja nyata yang dilakukannya tak begitu tampil seperti dulu.

Kini, LPM Piai Tangah muncul dengan aktivitasnya yang membanggakan. Memperkuat badan jalan lingkung yang melewati area persawahan. Sebagai pembuktian LPM ini baru terbentuk pengurus barunya. Tak apalah. Namun, gerak LPM sebaiknya berdasarkan program kerja yang disepakati pengurus bersama pemerintahan kelurahan. Mudah-mudahan, kiprah LPM Piai Tangah ini mampu ‘mambangkik batang tarandam’ dan LPM-LPM lainnya di Sumbar kembali aktif melakukan berbagai program pembangunan berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Harus diakui, LPM Piai Tangah yang sukses menggelar program manunggal pantas kita banggakan. Mungkin inilah satu-satunya LPM di Sumbar yang langsung tampil nyata dengan aktivitas swadayanya di lapangan. Yang lain, bagaimana? Boleh jadi peran LPM telah diambil-alih lembaga lain.

Ketua LPM Piai Tangah Mansuri bertekad akan terus mengoptimalkan pembangunan di daerahnya. Suksesnya program LPM Piai Tangah tentu berkat koordinasi yang baik dengan tokoh masyarakat setempat. Lurah bersama perangkatnya, ninik mamak, alim ulama, dan kaum ibu dipastikan mensupport maksimal kepengurusan LPM Piai Tangah ini.

Yang pasti, kalau LPM sudah punya kiat khusus membangun daerahnya, Insya Allah masyarakat pun akan memberikan partisipasinya secara maksimal.

Mari kita gelorakan semangat membangun dengan mensupport keberadaan LPM dalam membangkitkan swadaya masyarakat. Insyaalah kita bisa dan mampu. *

Related posts

Rayakan Idul Fitri dengan Gembira dan Penuh Syukur

Jalan Permindo, Kawasan Nyaman yang Harus Dipertahankan

Ironi yang Menyayat Hati