KETUA Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumbar Harneli Mahyeldi mengungkapkan bahwa produk kerajinan kriya daerah ini punya potensi besar tembus mancanegara. Untuk itu, daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah perlu makin ditingkatkan.
Pendapat dinamis tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Sumbar Harneli, saat mendampingi Ketua Dekranas Pusat Wury Ma’ ruf Amin, dalam pembukaan kegiatan peningkatan UMKM di Solok, seperti diberitakan KORAN PADANG edisi Jumat (21/7).
Harus diakui, Sumbar termasuk daerah yang kreatif dan produktif dengan beragam produk kerajinan kesukaan kaum ibu. Beragam jenisnya, modelnya pun terbilang bagus. Terbukti, setiap ada kunjungan wanita terkemuka ke Sumbar, mereka sangat ‘ngiler’ dengan beragam kerajinan daerah ini. Termasuk Ketua Dekranas Pusat Wury Ma’ruf Amin. Beliau pun tentu bangga dengan produk kriya daerah ini yang punya potensi besar dipasarkan ke berbagai negara.
Di sisi lain, pers daerah ini selalu mensupport usaha ekonomi produktif daerah ini. Setiap kunjungan tamu khusus atau tamu VIP, selalu ada pemberitaan tentang pujian terhadap produk kerajinan daerah ini.
Kini, era Gubernur Mahyeldi dengan Ketua Dekranasda Harneli, sudah saatnya menindaklanjuti ‘selera’ tamu penting yang selalu merlirik beragam produk kerajinan khas Sumbar tersebut. Kita percaya, Dekranasda Sumbar mampu melaksanakan program ‘go internasional’ secara bertahap. Tak tertutup kemungkinan, suatu saat nanti akan hadir gerai, butik, atau distro yang menjual dan memasarkan produk kerajinan Sumbar di luar negeri. Tahap pertama, Singapura atau Kuala Lumpur bisa dijadikan sasaran prioritas. Selama ada kemauan, di sana pasti ada jalan.
Sudah saatnya pula, cara berbisnis yang ‘menunggu pembeli’ diubah polanya dengan sistem jemput bola. Gunakan sistem ‘melayani pembeli’ di negaranya langsung. Modalnya tentu kemauan dan kerja keras. Kita berharap Dekranas Sumbar makin gesit berkiprah dengan menghadirkan program internasional. Itu baru hebat. Bersama kita bisa. *