Tol di Limapuluh Kota Jangan ada Kendala

H. Adi Bermasa (Wartawan Senior)

BUPATI Limapuluh Kota Safaruddin, secara terus-terang menginformasikan bahwa warga daerahnya mendukung pembangunan jalan tol sepenuhnya. Begitu dikemukakan Bupati Safar dalam pertemuan dari hati ke hati dengan lembaga pemerintahan bersama segenap tim kerja yang segera melaksanakan pembangunan jalan tol Sumbar-Riau di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

Sudah sangat lama kerinduan warga daerah ini dengan keberadaan jalan tol tersebut. Khusus di Limapuluh Kota, apapun yang namanya proyek pembangunan selama ini lancar0lancar saja. Yang penting bagi daerah ‘gonjong limo’ ini adalah seiya-sekata, terbuka, dan saling memahami.

Asal saling harga-menghargai dan musyawarah-mufakat, semuanya akan berjalan mulus. Begitu juga dalam pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru yang melintasi wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

Namun perlu jadi catatan, pembangunan tol Sumbar-Riau ini pernah ‘ternoda’ dengan adanya kasus hukum yang mengakibatkan belasan terdakwa perkara ganti rugi lahan berujung masuk penjara berdasarkan vonis Mahkamah Agung (MA). Diharapkan kasus itu jadi pengalaman berharga bagi kita bersama di daerah ini. Jangan sampai kasus hukum itu terulang lagi, terutama dalam pembangunan jalan tol di wilayah Limapuluh Kota.

Pembangunan bukan untuk menyengsarakan. Bukan pula untuk menganiaya rakyat. Namun kalau ada yang tidak setuju atas pelaksanaan pembangunan, boleh jadi ada sesuatu yang tidak beres. Kita berharap, setiap pembangunan yang dimotori pemerintah, jangan ada yang ‘membelintang’ di antara kita. Kita berharap pembangunan tol Sumbar-Riau bnerjalan mulus, bebas kendala. Khususnya pada kawasan yang dilintas, seeprti Limapuluh Kota, Agam, Padangpanjang, dan Tanahdatar. Bersama kita bisa. *

Related posts

Rayakan Idul Fitri dengan Gembira dan Penuh Syukur

Jalan Permindo, Kawasan Nyaman yang Harus Dipertahankan

Ironi yang Menyayat Hati