PROBLEMA narkoba dan aksi pencurian sawit memusingkan masyarakat Pasaman Barat. Begitu inti curhat masyarakat setempat pada Wakapolres Pasaman Barat Kompol Chairul Amri Nasution, dalam kegiatan ‘Jumat Curhat’ di Masjid Taqwa Lubuk Juangan, seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Sabtu (6/5).
Dengan adanya keluhan masyarakat tersebut, semoga saja jajaran kepolisian segera melibas pengganggu kamtibmas tersebut. Diharapkan dalam tempo singkat media ini memberitakan kesuksesan polisi dalam menghabisi kasus narkoba dan pencurian sawit itu. Sehingga, masyarakat di negeri subur tanah bertuah itu benar-benasr merasakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Di sisi lain, maraknya aksi pencurian dan narkoba di Pasaman Barat bisa jadi karena kegiatan ronda malam tak begitu aktif di kalangan warga. Sehingga, komplotan maling tersebut leluasa beraksi. Bagaimanapun juga, masyarakat sangat diharapkan turut berpartisipasi langsung dalam memelihara Kamtibmas. Dan
Mungkin juga aparat bhabinkamtibmas atau babinsa belum begitu berperan maksimal di tengah masyarakat. Kalau bhabinkamtibmas dan babinsa benar-benar memperlihatkan taji di daerah tugasnya, boleh jadi tindak kejahatan akan lenyap di daerah binaannya.
Supaya aparat kamtibmas maupun babinsa benar-benar mengabdi di lokadi tugasnya, mungkin pantas pula difasilitasi dengan usaha ekonomi produktif (UEP) berupa areal perkebunan atas kesepakatan masyarakat dan hasilnya dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Sebab, areal perkebunan yang belum tergarap masih sangat luas di Pasaman Barat dan menunggu tangan-tangan terampil untuk mengolahnya. Yang jelas, Pasaman Barat adalah kawasan harapan kesejahteraan yang menjanjikan. Bersama kita bisa. *