Oleh: Irdawati, S.Pd.,M.A. (Guru MAN 3 Padang)
PENDIDIKAN menjadi landasan penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kesulitan dan tantangan kehidupan di masa depan. Salah satu aspek penting dari pendidikan di era global ini adalah dengan cara mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada berbagai satuan dan tingkat pendidikan mulai dari TK/RA hingga ke tingkat SMA/MA.
Kurikulum Merdeka melalui pendekatan inovatif dalam pendidikan memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih dan mengatur mata pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan,potensi, minat dan bakatnya. Peserta didik dalam kurikulum merdeka memiliki kemerdekaan penuh atas proses pembelajaran yang diterimanya, termasuk dalam menyusun muatan kompetensi inti yang akan mereka penuhi.
Salah satu kunci penting dalam penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) yang efektif adalah melalui pencapaian tujuan pembelajaran (TP) sesuai dengan situasi dan kondisi madrasah dan peserta didik, serta pengembangan berbagai keterampilan praktis aplikatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini akan disajikan beberapa trik jitu dan praktis yang dapat diterapkan ketika menyusun KOM pada satuan pendidikan.
1. Menentukan Tujuan Pembelajaran (TP) secara jelas dan terukur. Dengan menentukan tujuan yang spesifik, pendidik dapat fokus pada penentuan KOM yang relevan. Poin ini dapat dilakukan dengan cara mengidentifikasi hal-hal atau kompetensi yang ingin dicapai pada masing-masing mata pelajaran. Misalnya, jika dalam bidang ilmu sosial, tujuan pembelajaran yang akan dicapai berkaitan dengan memahami sejarah, politik, dan ekonomi secara mendalam. Dengan memiliki tujuan yang jelas dan terukur, maka Tim Pengembang Kurikulum dapat fokus pada penyusunan KOM yang relevan dan terarah.
2. Mengidentifikasi Kompetensi Inti (KKO) yang relevan sesuai deskripsi umum yang tertulis pada Capaian Pembelajaran (CP) yang memuat keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang harus dimiliki oleh siswa. Dalam hal ini, perlu diperhatikan proses identifikasi Kompetensi Inti yang relevan dengan tujuan pembelajaran (TP) yang dirumuskan oleh masing-masing guru mata pelajaran.
Perhatikan panduan yang telah diberikan oleh pemerintah atau lembaga pendidikan terkait termasuk KMA 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum merdeka pada Madrasah.
3. Menggunakan Pendekatan Berbasis Proyek atau Tematik. Hal ini dilaksanakan dengan cara memilih proyek atau tema yang sesuai dengan minat dan tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan. Selanjutnya, barulah dilakukan identifikasi KOM yang dapat dikembangkan melalui proyek atau tema tersebut.
Misalnya, jika TPKM (Tim Pengembang Kurikulum Madrasah) memilih proyek tentang lingkungan, maka KOM yang relevan dapat meliputi seputar pemahaman tentang (a) ekosistem, (b) kesadaran lingkungan, atau (c) keterampilan dalam menjalankan kegiatan pelestarian alam.
4. Menggunakan dan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Selain buku teks, sumber belajar yang dapat digunakan misalnya dapat berupa artikel, video, podcast, atau sumber aplikasi yang berbasis digital lainnya. Pengetahuan, sikap, dan keterampilan akan mudah terbentuk melalui keberagaman dan bervariasinya sumber belajar yang digunakan.
5. Menggunakan Pendekatan Berbasis Kompetensi dalam penyusunan KOM. Pendekatan ini berbasis kompetensi dengan berfokus pada pengembangan keterampilan praktis yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu saja dapat dilakukan dengan cara mengidentifikasi berbagai keterampilan yang ingin dikuasai pada masing-masing CP dan TP. Rancangan penyusunana KOM harus diarahkan pada usaha pengembangan berbagai keterampilan tersebut.
Berikut ini akan diuraikan lima contoh keterampilan dalam KOM yang mendukung pengembangan keterampilan praktis dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
1) Keterampilan Komunikasi Efektif. Keterampilan komunikasi efektif sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Keterampilan ini dapat memungkinkan peserta didik (a) belajar cara berbicara dengan jelas dan teratur, (b) mendengarkan dengan penuh perhatian, serta (c) menyampaikan gagasan dengan tepat. Keterampilan akan terasa bermanfaat ketika berkomunikasi dengan orang lain, baik secara pribadi, profesional, maupun sosial.
2) Keterampilan berkolaborasi dan bekerja dengan Tim. Keterampilan ini sangat dibutuhkan siswa karena akan terkait ke depannya dengan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Keterampilan ini disusun dalam KOM dengan berfokus pada (a) keterampilan kolaborasi dan kerja tim, (b) peserta didik dapat belajar cara bekerja sama, (c) perihal membangun hubungan yang baik, (d) memimpin, dan (e) menghargai perbedaan pendapat. Berbagai keterampilan ini dapat membantu siswa dalam memecahkan masalah, mencapai tujuan bersama, dan menghadapi situasi yang melibatkan kerjasama dengan orang lain.
3) Keterampilan Pemecahan Masalah. Keterampilan ini melibatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir kritis yang kegiatannya mencakup (a) mengidentifikasi masalah, (b) menganalisis situasi, (c) mencari solusi, dan (d) mengambil keputusan yang tepat. Berbagai keterampilan tersebut akan membantu siswa dalam menghadapi tantangan sehari-hari dan menemukan solusi yang efektif.
4) Keterampilan Digital. Keterampilan digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dielakkan di era perkembangan digitalisasi. KOM yang mendukung pengembangan keterampilan digital mencakup (a) kemampuan menggunakan perangkat lunak dan aplikasi komputer, (b) kemampuan mengelola dan menyaring informasi secara efektif di internet, serta (c) kemampuan memahami dan menerapkan konsep keamanan digital. Ketiga aspek keterampilan ini akan membantu siswa dalam menghadapi tantangan teknologi informasi di masa depan.
5) Keterampilan Keuangan keterampilan ini menjadi sangat penting dimiliki siswa agar siswa memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan pribadi. Pemahaman keterampilan keuangan dalam pendidikan sangat penting untuk dikenalkan kepada siswa pada pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Secara keseluruhan, pemahaman keterampilan keuangan dalam pendidikan sangat penting bagi peserta didik dengan tujuan sebagai berikut, antara lain:
- Mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan finansial di masa depan
- Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk pengambilan keputusan yang bijaksana terkait dengan keuangan
- Mencegah masalah keuangan di masa depan
- Memperkuat kemandirian dan tanggung jawab finansial peserta didik
- Mengatasi kesenjangan keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan
Sebagai penutup dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menyusun Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) yang efektif menjadi kunci keberhasilan pendidikan. Dengan menggunakan trik jitu dan praktis dalam menyusun KOM, diharapkan dapat membantu TPKOM menyusun KOM yang relevan dengan tujuan pembelajaran (TP) dan pengembangan keterampilan praktis peserta didik bagi kehidupannya di masa depan. Diharapkan melalui pendekatan inovatif yang berfokus pada kebutuhan peserta didik, Kurikulum Operasional Madrasah yang disusun di era Kurikulum Merdeka dapat memberikan pengalaman pendidikan yang bermakna dan relevan bagi peserta didik. *