Bupati Solok Selatan, H. Khairunas
Wakil Bupati Solok Selatan, Ir. H. Yulian Efi
PADANG ARO – Dua tahun sudah Bupati H. Khairunas dan Wakil Bupati H. Yulian Efi memimpin Kabupaten Solok Selatan. Melalui tangan dingin keduanya, terus mewujudkan Solok Selatan yang maju dan sejahtera.
Capaian Program Unggulan
Pemerintah kabupaten telah melaksanakan berbagai program unggulan demi memastikan seluruh lapisan masyarakat tersentuh dengan pelayanan pemerintah.
Untuk mencapai misi tersebut, pemerintah salah satunya berfokus pada pembentukan karakter dengan menyasar bidang pendidikan. Pemerintah menargetkan akses pendidikan untuk seluruh anak di Solok Selatan bisa dicapai tanpa memberikan beban kepada orang tua.
Bupati H. Khairunas mengatakan pemerintah menargetkan perbaikan sistem pendidikan di Solok Selatan juga terus terjadi. Disamping itu juga berupaya untuk meningkatkan semangat belajar dan dukungan dari orang tua.
“Misi pemerintah di bidang pendidikan karena kita berharap putra-putri Solok Selatan menjadi tuan rumah di kampung sendiri. Salah satu yang harus diperbaiki adalah melalui pendidikan,” jelas Khairunas.
Guna memberikan dukungan dalam program tersebut, pemerintah selama dua tahun berturut-turut menganggarkan pemberian seragam sekolah gratis untuk siswa baru lintas jenjang pendidikan.
Pada 2021, sebanyak 9.200 pasang seragam gratis diberikan kepada siswa SD dan SMP se-Solok Selatan. Jumlah tersebut dibagikan kepada sebanyak 4.600 siswa baru.
Tak berhenti di situ, pada 2022 lalu pemerintah mulai menyasar kepada peserta didik di tingkat pendidikan yang lebih tinggi, bahkan hingga ke lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama.
Total 19.464 pasang seragam pun dibagikan untuk siswa mulai dari SD-SMP-SMA/SMK di Solok Selatan, sekaligus untuk seluruh lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama dan swasta.
“Pemerintah bertanggungjawab untuk mempersiapkan generasi Solok Selatan yang berkualitas. Kami yakin dalam 20-30 tahun ke depan, anak-anak ini akan yang akan menjadi pemimpin, yang akan menjadi bupati, gubernur, dan mengisi jabatan lainnya,” kata Khairunas.
Penyerahan seragam sekolah gratis.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga telah meluncurkan program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz, yakni lembaga pendidikan Al-quran bagi anak-anak. Targetnya dengan pendidikan agama yang lebih baik, maka ke depan generasi penerus Solok Selatan akan menerapkan qur’an dalam kehidupannya sehari-hari.
Dari program ini, setidaknya telah terbentuk sebanyak 379 rumah tahfidz di Solok Selatan. Terdiri dari 274 rumah tahfidz merupakan binaan pemerintah kabupaten dan 105 rumah tahfidz yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
Wakil Bupati Yulian Efi mengatakan program rumah tahfidz ini tujuannya adalah untuk membentuk karakter anak yang berlandaskan Al-quran. Selain itu juga untuk mempersiapkan generasi selanjutnya yang ke depan bisa memimpin kegiatan-kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan keagamaan, seperti menyelenggarakan jenazah dan lain sebagainya.
“Kita berharap ke depannya tidak akan lagi kesulitan untuk mencari generasi yang bisa menyelenggarakan jenazah atau kegiatan lainnya. Jadi tidak hanya sebagai penghapal Al-quran saja, namun juga menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” terangnya.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga memastikan pembangunan infrastruktur untuk menunjang mobilisasi masyarakat juga terus meningkat. Terutama ketersediaan jalan yang memadai dan bisa dilewati dengan aman.
Foto bersama dengan para siswa penerima seragam sekolah gratis
Sejak tahun lalu di bawah kepemimpinan duo yang memegang motto kerja supertim ini, juga mengajak partisipasi masyarakat udalam pembangunan di kabupaten ini, terlebih dengan kondisi APBD yang terbatas. Ini dilakukan melalui program 1 Excavator 1 Kecamatan yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat.
Hingga saat ini program ini telah dirilis di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pauh Duo, Kecamatan Sangir, dan Kecamatan Sangir Balai Janggo.
Program ini menjadi inovasi dan strategi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, minimal untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak dan meningkatkan ruas jalan yang ada, sehingga bisa dilalui dan dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Solok Selatan.
Keberadaan UMKM juga tak lepas dari perhatian pemerintah sebagai salah satu penyokong ekonomi kerakyatan. Untuk itu pemerintah terus mendorong geliat pertumbuhan UMKM dengan melibatkannya dalam berbagai even, pun juga sebagai penyedia kebutuhan barang dan jasa pemerintah.
Tak hanya itu, pemerintah pun juga telah mempersiapkan prasarana penunjang bagi UMKM seperti Pujasera Solok Selatan di Muara Labuh dan dalam waktu dekat juga akan disiapkan di ibu kota kabupaten, Padang Aro.
Di bidang kesehatan, pasangan yang dilantik pada 26 April 2021 lalu ini memastikan agar seluruh masyarakat memiliki jaminan kesehatan. Bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, Pemkab menargetkan seluruh masyarakat sudah tercover dengan BPJS pada tahun depan.
Dalam prosesnya, hingga Maret 2023 lalu jumlah masyarakat yang tercover dengan jaminan kesehatan sudah mencapai 93%. Targetnya hingga akhir 2023 ini sebanyakk 95% masyarakat juga mendapatkan hak yang sama dalam jaminan kesehatan.
Sementara itu, setelah sempat terhenti akibat adanya penyakit mulut dan kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten Solok Selatan akan kembali melanjutkan program Suka Sapi alias Satu KK Satu Sapi.
Program Suka Sapi juga telah didistribusikan sebanyak 750 Ekor sapi kepada penerima sebanyak 25 Kelompok tani. Dan tahun 2023 juga akan mendistribusikan lagi sebanyak 500 Ekor sapi yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten dan 250 Ekor Sapi bantuan dari APBN.
Kinerja Pemerintah Kabupaten
Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang terus menunjukan kinerja positif jika dibandingkan tahun sebelumnya dan juga beberapa realisasi kinerja mampu melampaui target yang telah ditetapkan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Solok Selatan, antara lain:
- Pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan dari 3,35 persen pada tahun 2021 menjadi 4,02 persen pada tahun 2022, lebih tinggi dari target RPJMD yaitu 2,79 persen.
- Tingkatan kemiskinan mengalami penurunan dari 7,52 persen pada tahun 2021 menjadi 6,51 persen pada tahun 2022 lebih baik dari Target RPJMD yaitu 7,20 persen.
- Tingkat Pengangguran mengalami penurunan dari 4,84 persen pada tahun 2021 menjadi 3,71 persen pada tahun 2022 lebih baik dari Target RPJMD Tahun 2022 yaitu 5,38 persen
- Ketimpangan Pendapatan atau Gini Rasio mengalami penurunan dari 0,277 pada tahun 2021 menjadi 0,253 pada tahun 2022, lebih baik dari Target RPJMD yaitu 0,295
- Indek Pembangunan Manusia Kabupaten Solok Selatan mengalami kenaikan dari 69,23 pada tahun 2021 menjadi 69,71 pada tahun 2022, namun masih lebih rendah dari Target RPJMD yaitu 69,83.
Prestasi – Prestasi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan
Prestasi demi prestasi terus ditorehkan pemerintah Kabupaten Solok Selatan, ‘’Melompat” untuk Solok Selatan lebih Maju dan Sejahtera membuahkan hasil. Betapa tidak diawal kepemimpinan Bupati H Kahirunas, bisa dibilang kabupaten ini Nihil prestasi, bahkan jauh tertinggal.
- a. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendapatkan penghargaan Terbaik II, kategori kabupaten terbaik dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
- b. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ke 6 kalinya secara berturut-turut dari BPK-RI;
- c. Penghargaan Pemerintah Daerah dengan Peningkatan Skor Indeks Pencegahan Korupsi tertinggi se- Sumatera Barat dari KPK RI dengan nilai 73,59%;
- d. Predikat Kepatuhan atas Penerapan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 dari Ombudsman dengan Predikat Tinggi pada Zona Hujai dengan nilai 78,34;
- e. Penghargaan BUKA Award 2022 kepada Bupati Solok Selatan atas Keterbukaan Informasi Publik dari Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP);
- f. Peringkat 5 Kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja Pemerintah Kabupaten Wilayah Barat Tipe Kecil dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI;
- g. Peringkat 6 (enam) dari 19 Kabupaten/Kota Se- Sumatera Barat atas Penilaian KI Sumatera Barat dalam Hal Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik Tahun 2022 dari Komisi Informasi Sumatera Barat dengan nilai 83,21;
- h. Peringkat ke 6 dari Kabupaten/Kota se Sumatera Barat atas pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah pada klaster kemampuan keuangan rendah dengan nilai 68,60%;
- i. Peringkat 9 Kabupaten/Kota se Sumatera Barat atas penilaian inovasi daerah dengan predikat daerah Inovatif, ini merupakan lompatan besar dari sebelumnya di tahun 2021 kita berada di peringkat 19 dengan predikat daerah kurang inovatif;
- j. Penghargaan Penerbitan sertifikat Pemerintah Daerah terbanyak dari KPK RI;
Juara I Lomba BUMNag Berprestasi TK Provinsi Sumatera Barat oleh BUMNag Madani Lubuk Malako dan Penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), sebagai Badan Usaha Milik Nagari/Desa (BUMNag/Desa), BUM Desa Inspiratif kategori BUM Desa Bermanfaat. (*)