Atasi Kelangkaan Tenaga Medis, UNP Segera Hadirkan Prodi Kedokteran Gigi

Pimpinan Fakultas Kedokteran UNP bersama tim asesor nasional meninjau laboratorium dan kelengkapan alat pendukung pendidikan di lingkungan FK UNP, Koto Baru, saat asesmen lapangan pendirian Program Studi Kedokteran Gigi.

PADANG, KP — Rasio dokter gigi yang belum ideal di tengah masyarakat Sumatera Barat segera mendapat solusi konkret. Universitas Negeri Padang (UNP) kini tengah mematangkan langkah terakhir untuk menghadirkan Program Studi Kedokteran Gigi guna mencetak tenaga medis yang kompeten dan merata di seluruh wilayah.

Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan asesmen lapangan oleh tim asesor nasional yang berlangsung di lingkungan Fakultas Kedokteran (FK) UNP, Selasa (17/2) hingga Rabu lalu (18/2). Tim penilai melakukan telaah komprehensif mulai dari kurikulum, kesiapan sumber daya manusia, hingga sarana prasarana pendukung yang mutakhir.

Rektor UNP, Krismadinata menegaskan bahwa pendirian prodi baru ini merupakan bentuk tanggung jawab moral universitas dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. Menurutnya, UNP tidak sekadar menambah jurusan, melainkan menjawab kebutuhan riil masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam penguatan sistem kesehatan melalui pendidikan tinggi. Ini didasarkan pada kebutuhan riil tenaga dokter gigi yang kompeten,” ujar Krismadinata, Kamis (19/2).

Senada dengan itu, Dekan FK UNP, Rika Susanti mengungkapkan bahwa akses pelayanan kesehatan gigi saat ini masih belum merata akibat rasio dokter yang belum ideal. Prodi ini dirancang dengan pendekatan modern, di mana kesehatan gigi dan mulut ditempatkan sebagai bagian integral dari kesehatan sistemik manusia secara keseluruhan.

Untuk menjamin kualitas lulusan, UNP telah menetapkan RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh sebagai rumah sakit pendidikan utama. Selain itu, berbagai fasilitas penunjang seperti dental simulator, dental unit, hingga skill laboratory telah disiapkan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran.

Dukungan juga mengalir dari pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman yang hadir dalam asesmen tersebut berharap kehadiran prodi ini mampu memperluas akses layanan medis sekaligus berkontribusi dalam mencetak dokter gigi yang mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (ak/*)

Related posts

MAN 3 Padang Perkuat Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Puasa Sunah

Delapan Siswa Kota Padang Raih Beasiswa Full S1 Internasional, Dibiayai hingga Lulus

Padang Targetkan Nol Anak Tidak Sekolah, Saat Ini Masih 6.615 Anak