Empat Insan Pendidikan Padang Panjang Borong Penghargaan GTK Tingkat Sumbar

Para insan pendidikan Kota Padang Panjang yang meraih penghargaan GTK tingkat Sumbar Tahun 2025

PADANG PANJANG, KP — Dunia pendidikan di Kota Padang Panjang kembali mencatat prestasi membanggakan. Empat insan pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, hingga siswa, berhasil memborong penghargaan dalam ajang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumatera Barat 2025 di Padang.

Capaian ini menjadi bukti komitmen Padang Panjang dalam membangun ekosistem pendidikan yang kreatif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Padang Panjang, Nasrul, menyampaikan rasa bangga atas torehan tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh tenaga kependidikan yang terus berinovasi dalam proses belajar mengajar.

Prestasi tertinggi diraih Suci Muhajir, guru TK ABC, yang berhasil menjadi Juara I Apresiasi GTK Transformatif Tingkat Sumatera Barat. Dengan capaian ini, Suci akan mewakili Sumatera Barat di tingkat nasional. Ia dikenal menerapkan metode pembelajaran kreatif dan komunikatif untuk menumbuhkan karakter serta kemandirian anak.

Selain itu, Nur Hazizah, Kepala TK Smart Kids, meraih Juara III Kepala TK Transformatif. Kepemimpinannya dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan adaptif.

Kemudian, Mega Nila Sari, guru SDN 10 Padang Panjang Barat, menyabet Juara III Tenaga Perpustakaan Berprestasi berkat keberhasilannya menghidupkan budaya literasi melalui berbagai program inovatif, termasuk penerbitan buku karya siswa.

Dari kalangan peserta didik, Alyathalataf Alkhaira dari SMPN 1 Padang Panjang, turut menambah deretan prestasi dengan Harapan III Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) kategori menulis cerita. Karya tulisnya dinilai kuat dalam imajinasi dan peka terhadap isu sosial.

“Prestasi ini buah dari kerja sistematis seluruh ekosistem pendidikan di Padang Panjang. Semua bergerak bersama demi mutu pendidikan yang unggul,” ujar Nasrul, Sabtu (8/11).

Ia berharap semakin banyak pendidik dan peserta didik yang mampu membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.

(mas)

Related posts

Wako Hendri Arnis Tekankan Larangan HP di Sekolah

Motivasi Siswa SMK di Bimtek Literasi, Muhidi Ceritakan Pengalaman Saat Jadi Pekerja Kasar

256 Lulusan AKBP-STIE “KBP” Padang Diwisuda, Ini Pesan Kampus