Fadly Amran Buka Pastoral 2.500 Siswa Katolik di Padang

Wali Kota Padang, Fadly Amran melakukan pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan Pastoral di Aula SMA Don Bosco Padang, Senin (23/2).

PADANG, KP — Sebanyak 2.500 siswa Katolik dari jenjang SD hingga SMA di Kota Padang mengikuti kegiatan Pastoral sebagai wadah pembinaan iman dan karakter.

Wali Kota Padang, Fadly Amran mengatakan, kegiatan Pastoral menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi 2045. Menurutnya, pembinaan tidak cukup hanya pada aspek akademik, tetapi juga harus memperkuat iman dan karakter.

“Sejak usia dini harus ditanamkan bahwa mereka adalah pemimpin masa depan. Karena itu, generasi muda harus kuat secara akademik dan kokoh secara spiritual,” ujar Fadly Amran saat membuka kegiatan tersebut, di Aula SMA Don Bosco Padang, Senin (23/2). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh wali kota, disaksikan para pastor dan unsur terkait.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang juga menjalankan program beasiswa gratis kuliah ke luar negeri sebagai bagian dari program unggulan Padang Juara.

“Kami telah membuka beasiswa gratis ke Tiongkok bekerja sama dengan Provinsi Guangdong. Kami berharap siswa Don Bosco dapat memanfaatkan peluang ini untuk menambah pengalaman dan pendidikan,” katanya.

Fadly berharap kegiatan Pastoral menjadi momentum pembinaan rohani sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang toleran, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kabag Kepegawaian, Humas dan Umum Yayasan Prayoga, Martinus Kiwan, mengatakan kegiatan Pastoral diikuti 2.500 siswa Katolik dan berlangsung hingga 17 Maret 2026. “Kegiatan ini meliputi pendalaman Kitab Suci, pembinaan keagamaan, dan kegiatan sosial. Kami berharap karakter siswa semakin terbentuk melalui kegiatan ini,” ujarnya. (red)

Related posts

DPRD Sumbar Konsultasi ke Kemendikdasmen, Ranperda Pendidikan Disiapkan Perkuat Karakter Minangkabau dan Daya Saing Global

Aturan Zonasi dan Prestasi PPDB Padang Diubah

Wako Hendri Arnis Tekankan Larangan HP di Sekolah