TANAH DATAR, KP – Guru Tahfidz berperan penting dalam menciptakan generasi Qurani. Hal tersebut terus didukung Pemkab Tanah Datar melalui program Satu Rumah Satu Hafiz.
“Perkembangan teknologi saat cukup pesat. Bila tidak diawasi akan membawa pengaruh negatif. Salah satu cara menyelamatkan generasi muda kita yakni merangkulnya untuk lebih mencintai Alquran. Ini adalah sebagian tugas penting dari guru Tahfidz,” ujar Bupati Tanah Datar Eka Putra.
Bupati Eka Putra juga melaunching safari haflahtul Alquran kolaborasi IPQAH Sumatera Barat (Sumbar). Dan juga, BKS TPA dan FKRT Kabupaten Tanah Datar, di aula kantor bupati setempat, baru-baru ini.
Bupati Eka Putra mengatakan melalui program tersebut akan terwujud generasi berkualitas menuju generasi emas di tahun 2045. “Satu abad Indonesia di tahun 2045 adalah momentum untuk mewujudkan generasi emas. Hal ini seiring dengan program Satu Rumah Satu Hafiz yang akan mencetak generasi berkualitas,” ujarnya.
Bupati Eka Putra juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab menjadi langkah peningkatan mutu pendidikanguru Tahfidz di Tanah Datar.
“Tantangan kedepannya sangatlah berat. Maka dari itu tetaplah istiqomah untuk menjadikan generasi Qurani. Mudah-mudahan Kabupaten Tanah Datar selalu dirahmati Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPPA Tanah Datar Afrizon mengatakan peserta awalnya sebanyak 150 orang. Namun bertambah secara signifikan mengingat antusias guru tahfizd yang ingin mengikuti kegiatan tersebut.
“Ini belum semuanya guru Tahfidz di Tanah Datar. Kita sengaja batasi karena kondisi ruangan yang tidak memungkinkan. Kita juga menghadirkan dewan pembina IPQAH Sumbar yakni Dr. H. Rafles,” ujarnya. (nas)