ITB dan Pemprov Sumbar Siapkan Beasiswa S2 bagi Guru di Mentawai

Gubernur Sumbar Mahyeldi menerima tim pengabdian masyarakat dari ITB, di Istana Gubernuran, Jumat (7/11). Pertemuan membahas program pengabdian masyarakat ITB yang menawarkan beasiswa S2 dan lokakarya untuk meningkatkan kompetensi guru Matematika, Kimia, dan Fisika di Kepulauan Mentawai.

PADANG, KP — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka peluang beasiswa dan pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru-guru eksakta di Kepulauan Mentawai. Program ini menyasar pendidik mata pelajaran Matematika, Kimia, dan Fisika di tingkat SMA, SMK, dan SLB.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyambut baik inisiatif ITB tersebut. Ia menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendidik di daerah kepulauan.

“Kita menyambut baik program dari ITB. Ini merupakan komitmen Pemprov Sumbar untuk mengutamakan pendidikan dan mendukung peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru,” ujar Mahyeldi saat menerima kunjungan Prof. Salman dari Tim Pengabdian Masyarakat ITB di Istana Gubernuran, Jumat (7/11).

Dalam pertemuan itu, Prof. Salman menawarkan kesempatan bagi guru-guru IPA di Mentawai untuk melanjutkan studi pascasarjana (S2) di ITB. Selain itu, ITB juga akan mengadakan lokakarya peningkatan kemampuan mengajar yang difokuskan di daerah Tuapejat.

Program ini merupakan yang pertama kali digelar di Sumbar dengan melibatkan sekitar 20 guru dari berbagai satuan pendidikan.

Mahyeldi berharap, program tersebut dapat membuka akses yang lebih luas bagi guru di wilayah terpencil, terutama di Kepulauan Mentawai. “Hal seperti inilah yang kami harapkan, agar semua guru mendapatkan kesempatan yang sama, khususnya di Kepulauan Mentawai,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dari visi Indonesia Emas 2045. “Saya minta guru-guru di Mentawai bisa memanfaatkan kesempatan ini. Insyaallah, Pemprov siap mendukung peningkatan kompetensi para guru di Sumbar,” ujar Mahyeldi. (mas)

Related posts

Aturan Zonasi dan Prestasi PPDB Padang Diubah

Wako Hendri Arnis Tekankan Larangan HP di Sekolah

Motivasi Siswa SMK di Bimtek Literasi, Muhidi Ceritakan Pengalaman Saat Jadi Pekerja Kasar