Salah satu sudut Kota Batam. (Foto: Wikipedia)
INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar, mencakup umur panjang dan sehat, pengetahuan, dan kehidupan yang layak. Ketiga dimensi tersebut memiliki pengertian sangat luas karena terkait banyak faktor. Untuk mengukur dimensi kesehatan, digunakan angka harapan hidup waktu lahir.
Selanjutnya, untuk mengukur dimensi pengetahuan, digunakan gabungan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah. Adapun untuk mengukur dimensi hidup layak, digunakan indikator kemampuan daya beli masyarakat terhadap sejumlah kebutuhan pokok yang dilihat dari rata-rata besarnya pengeluaran per kapita sebagai pendekatan pendapatan yang mewakili capaian pembangunan untuk hidup layak.
Kota Batam merupakan salah satu kota dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia dan memiliki peningkatan IPM yang konsisten selama periode tahun 2020-2023, serta IPM Kota Batam juga lebih tinggi dari IPM Provinsi Kepulauan Riau.
Komponen Indeks Pembangunan Manusia Antara Lain:
– Angka Harapan Hidup: Angka Harapan Hidup (AHH) pada waktu lahir merupakan rata-rata perkiraan banyak tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang selama hidup.
– Angka Melek Huruf: Angka melek huruf adalah persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin atau huruf lainnya.
– Rata-Rata Lama Sekolah: Rata-rata lama sekolah menggambarkan jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk usia 15 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal.
– Pengeluaran Riil per Kapita yang Disesuaikan: UNDP mengukur standar hidup layak menggunakan Produk Domestik Bruto (PDB) riil yang disesuaikan, sedangkan BPS dalam menghitung standar hidup layak menggunakan rata-rata pengeluaran per kapita riil.
Perkembangan IPM Kota Batam Tahun 2020-2023
Selama empat tahun terakhir, pembangunan manusia di Kota Batam terus mengalami kemajuan. IPM Kota Batam meningkat dari 81,81 pada tahun 2020 menjadi 82,64 pada tahun 2023. Selama periode tersebut, status IPM Kota Batam selalu berada pada status IPM “tinggi (70 ≤ IPM < 80)” dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 0,34 persen per tahun.
Perkembangan Dimensi Pembentuk IPM Kota Batam Tahun 2020-2023
IPM Kota Batam tahun 2023 tumbuh 0,47 persen dibandingkan tahun 2022 dan tumbuh 1,01 persen dibandingkan tahun 2020. Peningkatan IPM Kota Batam tahun 2023 didorong oleh peningkatan semua dimensi pembentuknya, yaitu dimensi umur panjang dan hidup sehat dengan indikator Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH); dimensi pengetahuan dengan indikator Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Harapan Lama Sekolah (HLS), serta pengeluaran riil per kapita per tahun yang merupakan indikator dari dimensi standar hidup layak.
Perkembangan Indikator-Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam 2020-2023
Sumber Informasi:
Daftar Pustaka:
- Paramasari, A. A., Pangestoeti, W., Putri, V. P. E., & Afrilia, D. (2024). Peranan Pemerintah Dalam Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi di Kota Batam. Jurnal Relasi Publik, 2(2), 167-173.