SOLOK, KP – Dinas Pendidikan Kota Solok mengambil langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. Melalui kolaborasi resmi dengan Casio, Singapore PTE LTD, dan Google Indonesia, Kota Solok bertekad memperkaya proses pembelajaran berbasis teknologi.
Kerja sama ini meliputi pengembangan bahan ajar digital, peningkatan kompetensi peserta didik dan tenaga pendidik, serta penerapan literasi dan numerasi berbasis teknologi. Nota Kesepahaman antara Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Irsyad, dan perwakilan Casio, Shingo Yamaga, menandai dimulainya kolaborasi tersebut.
Penandatanganan dilakukan secara desk-to-desk, dengan Casio menawarkan berbagai solusi inovatif, seperti alat bantu belajar berbasis teknologi, untuk memperkuat pembelajaran berbasis IT di sekolah-sekolah Kota Solok.
Sebagai bagian dari upaya penguatan kerja sama, rombongan Dinas Pendidikan Kota Solok yang dipimpin oleh pejabat seperti Yuniarti dan Andi Fery juga mengunjungi Kantor Google Indonesia di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas program “Kandidat Sekolah Rujukan Google” yang bertujuan menjadikan Kota Solok sebagai “Google Reference District.”
Tim Google for Education, yang dipimpin oleh Ganis Samoedra Murharyono, Pandu Satrio, dan Tyffani Santosa, menyampaikan dukungannya melalui berbagai program inovatif, termasuk pemanfaatan perangkat Chromebook dan akun belajar.id.
Google juga berkomitmen mendukung pengembangan program pendidikan berkelanjutan untuk merealisasikan visi Kota Solok sebagai Smart City.
“Transformasi digital adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Solok. Dengan kolaborasi ini, kami yakin dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, relevan, dan berkelanjutan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Irsyad.
Langkah ini dinilai sebagai momentum penting dalam mempercepat implementasi teknologi digital di sektor pendidikan Kota Solok. Generasi muda Kota Solok diharapkan mampu menghadapi tantangan global dengan lebih siap dan percaya diri. (van)