Pemkab Tanah Datar Anggarkan Rp2,5 Miliar Tingkatkan Kualitas Guru

TANAH DATAR, KP – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus meningkatkan kualitas dan kemampuan tenaga pendidik (guru). Hal ini dilakukan sebagai upaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, terkhusus bagi anak-anak Tanah Datar yang berkualitas dan punya daya saing.

Berbagai bentuk program dan inovasi dilahirkan guna meningkatkan wawasan dan kemampuan tenaga pendidik, seperti halnya Seminar Guru dengan tema, “The Power of Spiritual Mindset”, tahun 2023 yang digagas Dinas Pendidikan Tanah Datar dengan menggandeng Padangtv dan mendatangkan narasumber pakar pendidikan nasional, di aula UIN Batusangkar, Senin (2/10).

Bupati Tanah Datar Eka Putra bertindak selaku keynote speaker mengatakan, untuk memperbaiki mutu pendidikan Pemkab Tanah Datar tahun 2024 telah menganggarkan Rp2,5 miliar lebih untuk kegiatan bimtek guru mulai dari guru PAUD, TK, SD dan SLTP.

Bupati Eka Putra berharap guru menjadi fasilitator dan pembimbing bagi murid-murid, sebagai kompas atau penunjuk arah mana yang baik dan mana yang tidak baik, jadi tidak semata-mata mengajarkan mata pelajaran saja, namun juga menanamkan karakter yang baik bagi murid-murid.

“Pemerintah daerah juga memberikan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP yang baru masuk sekolah, hal ini guna memotivasi siswa-siswi untuk terus bersemangat menuntut ilmu,” jelasnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar, Riswandi menyampaikan seminar ini diikuti oleh 1000 peserta yang terdiri dari guru-guru se Kabupaten Tanah Datar. “Kita bertekad guru menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak Tanah Datar, “ucapnya.

Riswandi juga menyinggung terkait perkembangan kebijakan melalui kurikulum Merdeka Belajar ada lima kegiatan strategis dibidang pendidikan yaitu Program Sekolah Penggerak dan Tanah Datar adalah kabupaten yang pertama lolos seleksi sebagai pelaksana program sekolah penggerak bersama empat kabupaten dan kota di Sumatera Barat dan 111 di Indonesia.

Kedua, Program Guru Penggerak, dan rekruitmen kepala sekolah dan pengawas adalah dari guru penggerak dan saat ini sudah ada sembilan guru penggerak yang telah lulus seleksi dan telah dilantik menjadi kepala sekolah.

Ketiga, implementasi kurikulum merdeka, keempat perencanaan berbasis data dan kelima asesmen nasional, yang mana kelima program strategis ini tentu membutuhkan dukungan semua pihak terkhusus guru sebagai ujung tombak disatuan pendidikan. (nas)

Related posts

Motivasi Siswa SMK di Bimtek Literasi, Muhidi Ceritakan Pengalaman Saat Jadi Pekerja Kasar

256 Lulusan AKBP-STIE “KBP” Padang Diwisuda, Ini Pesan Kampus

Pendidikan Gratis dan Seragam Gratis, Strategi Pasaman Bangun Generasi Unggul