PADANG, KP — Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang memperkuat pendidikan karakter berbasis agama bagi generasi muda saat membuka pembinaan rohani siswa Kristen di Gereja BNKP Jemaat Padang, Senin (2/3).
Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan pelaksanaan Pesantren Ramadan bagi siswa Muslim di Kota Padang.
“Kami mengapresiasi pembinaan rohani ini. Penguatan karakter generasi muda harus berjalan seiring dan sejalan dengan arah pendidikan nasional, termasuk tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujar Fadly.
Menurutnya, penguatan nilai ibadah sesuai keyakinan masing-masing menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi unggul. Karena itu, Pemko Padang terus mendorong program yang mendukung pendidikan karakter berbasis agama.
Fadly menyatakan ke depan kerangka Program Unggulan (Progul) Smart Surau akan diperluas ke seluruh rumah ibadah. “Kami akan berdiskusi dengan para tokoh agama agar gerakan ini tidak hanya di masjid, tetapi juga di gereja, wihara, dan rumah ibadah lainnya di Kota Padang,” katanya.
Ketua Pelaksana Pembinaan Rohani, Nosisokhi Gea, menyebut kegiatan tersebut diikuti 423 siswa Kristen tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat. “Peserta mendapatkan pembinaan keagamaan, penguatan nilai moral, serta pembekalan karakter,” ujarnya.
Turut hadir Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Sumatera Barat (LKAAM Sumbar) Fauzi Bahar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, serta unsur terkait lainnya. (red)